
Meta meluncurkan Muse Spark, model AI pertamanya pasca pengeluaran miliaran Zuckerberg, untuk memperkuat platform media sosial. Foto: (Financial Times)
JawaPos.com — Meta Platforms kembali menarik sorotan global dengan meluncurkan Muse Spark, model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pertama yang dihasilkan oleh Meta Superintelligence Labs sejak CEO Mark Zuckerberg menggelontorkan investasi besar untuk memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan AI global. Peluncuran ini menjadi ujian nyata atas ambisi Meta dalam mengejar ketertinggalan dari pesaing seperti OpenAI dan Google.
Model baru ini diperkenalkan di tengah tekanan investor yang ingin melihat hasil nyata dari pengeluaran besar perusahaan di sektor AI. Sebelum peluncuran ini, Meta melakukan restrukturisasi besar termasuk akuisisi sebagian besar saham Scale AI dan membawa masuk CEO-nya, Alexandr Wang, dalam kesepakatan senilai USD 14,3 miliar, atau sekitar Rp 243 triliun dengan kurs Rp 17.010 per dolar AS, untuk memimpin tim superintelligence.
Menurut laporan Financial Times, Meta menyatakan bahwa Muse Spark akan “memperkuat versi Meta AI yang lebih cerdas dan lebih cepat” dengan kemampuan memberikan respons yang lebih adaptif dan kontekstual berdasarkan konten pengguna di berbagai aplikasinya. Model ini juga dapat menggabungkan konten visual seperti foto dan video dalam proses jawabannya, sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih interaktif dan personal.
Sebagai dampak positif dari pengumuman ini, saham Meta melonjak sekitar 7–8,5 persen di sesi perdagangan, mencerminkan optimisme pasar terhadap langkah strategis perusahaan meskipun investasi besar masih menimbulkan pertanyaan mengenai profitabilitas jangka panjang.
Berbeda dengan model sebelumnya seperti Llama 4 yang dirilis secara open source, Muse Spark merupakan model tertutup yang awalnya hanya tersedia untuk penggunaan internal dan pratinjau terbatas kepada mitra tertentu. Meta berencana membuka versi model berikutnya ke publik untuk mendorong kolaborasi lebih luas.
Secara teknologi, Muse Spark memiliki kapabilitas multimodal reasoning yang memungkinkan pemrosesan teks dan visual secara bersamaan. Model ini juga memiliki mode operasional seperti Instant, Thinking, dan Contemplating yang memungkinkan penalaran lebih mendalam terhadap permintaan pengguna.
Dalam penerapannya sehari-hari, Muse Spark memiliki potensi di sektor kesehatan digital. Meta bekerja dengan lebih dari 1.000 dokter untuk melatih model agar mampu memberikan respons lebih rinci mengenai nutrisi dan olahraga. Model ini juga menyediakan fitur shopping mode untuk membantu pengguna membandingkan harga dan rekomendasi produk secara otomatis.
Meski demikian, para analis mencatat bahwa Muse Spark belum sepenuhnya menyaingi model AI terdepan dari OpenAI dan Google, terutama dalam pemrograman dan sistem penalaran kompleks. Eksekutif Meta mengakui adanya “celah kinerja saat ini” dan berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam peningkatan model di masa mendatang.
Adapun, peluncuran Muse Spark menunjukkan strategi Meta untuk memperluas integrasi AI di seluruh layanannya, mulai dari WhatsApp, Instagram, hingga perangkat kacamata pintar yang sedang dikembangkan. Pendekatan ini mencerminkan strategi integrasi vertikal, di mana AI menjadi inti dari pengalaman digital pengguna.
Dengan langkah ini, Meta tidak sekadar mengejar ketertinggalan, tetapi berusaha mendefinisikan ulang peran AI dalam kehidupan digital global. Strategi ini menandai babak baru persaingan teknologi antara raksasa dunia seperti Meta, OpenAI, dan Google, sekaligus menunjukkan bagaimana AI akan menjadi komponen integral dari pengalaman sosial digital masa depan.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
