Akivis Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, In
JawaPos.com - Kabar memprihatinkan datang dari Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK). Saat ini, fokus utama tim medis tertuju pada kondisi mata kanan sang aktivis yang mengalami dampak paling parah.
Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina Rumpia menuturkan, luka bakar yang diderita Andrie mencapai 24 persen. Cairan kimia berbahaya tersebut merusak area wajah, tangan, hingga dada.
Mengingat tingkat keparahan luka, Andrie Yunus kini berada di bawah perawatan intensif. Tim dokter memberikan perhatian khusus pada indra penglihatan korban yang terdampak langsung saat insiden di Salemba tersebut.
"Dari sejumlah luka yang dialami, kondisi paling serius terdapat pada mata kanan dan saat ini telah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah mata," ujar Jane Rosalina Rumpia kepada JawaPos.com, Sabtu (14/3).
Jane menambahkan, korban memerlukan kondisi yang benar-benar steril agar proses pemulihan berjalan optimal. Pihaknya menghormati sepenuhnya proses penanganan medis yang dilakukan oleh tim dokter dan pihak rumah sakit.
"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada publik untuk memberikan kepercayaan kepada para tenaga medis yang tengah menangani korban serta menghormati proses perawatan yang sedang berlangsung," katanya.
Pihak keluarga dan KontraS pun mengimbau publik untuk memberikan ruang tenang bagi korban selama masa pengobatan.
"Kami juga berharap masyarakat dapat memberikan ruang bagi keluarga utamanya pada korban agar dapat fokus mendampingi dan menguatkan korban selama masa pengobatan, perawatan hingga pemulihan," katanya.
Jane berharap, publik terus ikut mengawal proses hukum dan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
"Di sisi lain, harapannya publik dapat mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar kasus ini dapat segera diusut tuntas dan pelaku dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum oleh aparat penegak hukum," ungkapnya.
Detik-Detik Penyiraman Air Keras di Salemba
Tragedi ini terjadi pada Kamis (12/3) malam di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Berdasarkan rekaman CCTV yang viral, pelaku yang berjumlah dua orang tampak telah merencanakan aksinya dengan matang.
Mereka sempat berada di jalur yang sama dengan arah kedatangan korban. Saat berada di persimpangan, kedua pelaku sengaja memutar balik dan memperlambat laju motornya, seolah sedang menunggu kedatangan motor Andrie Yunus. Begitu posisi mereka berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya tersebut ke arah tubuh Andrie.
Andrie yang kesakitan sempat berteriak histeris meminta tolong kepada warga sekitar. Ironisnya, serangan ini terjadi tepat setelah Andrie menyelesaikan sesi rekaman podcast di Kantor YLBHI, Menteng.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
