Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 April 2026, 23.51 WIB

Orang yang Tampaknya Tidak Pernah Stres Meskipun Memiliki Kehidupan Sibuk Biasanya Mengikuti 10 Aturan Sederhana Ini Menurut Psikologi

seseorang yang terlihat tidak pernah stres. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection) - Image

seseorang yang terlihat tidak pernah stres. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection)


JawaPos.com - Di tengah dunia yang semakin cepat dan penuh tuntutan, terlihat ada sekelompok orang yang tetap tenang, fokus, dan hampir tidak pernah terlihat stres—meskipun jadwal mereka padat dan tanggung jawabnya besar. Apakah mereka memang “kebal stres”? Atau sebenarnya mereka punya cara berpikir dan kebiasaan tertentu yang membuat mereka lebih tahan terhadap tekanan?

Menurut berbagai penelitian dalam psikologi, jawabannya cenderung yang kedua. Orang-orang ini bukan tanpa tekanan, tetapi mereka memiliki pola pikir dan kebiasaan yang membantu mereka mengelola stres secara efektif.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 10 aturan sederhana yang sering mereka terapkan:

1. Mereka Tidak Berusaha Mengendalikan Segalanya

Salah satu sumber stres terbesar adalah keinginan untuk mengontrol semua hal. Orang yang jarang stres memahami bahwa tidak semua hal berada dalam kendali mereka.

Alih-alih memaksakan diri, mereka fokus pada apa yang bisa mereka pengaruhi—dan melepaskan sisanya. Sikap ini mengurangi beban mental secara signifikan.

2. Mereka Memprioritaskan dengan Jelas

Kesibukan bukan masalah utama—kekacauan prioritaslah yang sering memicu stres.

Orang yang terlihat tenang biasanya:

Tahu apa yang paling penting
Tidak takut mengatakan “tidak”
Menghindari multitasking berlebihan

Mereka bekerja cerdas, bukan hanya keras.

3. Mereka Memberi Ruang untuk Istirahat

Menariknya, orang yang produktif justru sangat menghargai waktu istirahat.

Secara psikologis, otak membutuhkan jeda untuk:

Memproses informasi
Mengatur emosi
Mengembalikan energi

Mereka tidak melihat istirahat sebagai kemalasan, tetapi sebagai strategi.

4. Mereka Tidak Menginternalisasi Segalanya

Orang yang mudah stres cenderung mengambil segala sesuatu secara pribadi.

Sebaliknya, orang yang lebih tenang:

Tidak langsung merasa diserang oleh kritik
Mampu memisahkan emosi dari fakta
Menyadari bahwa tidak semua hal tentang mereka

Ini membantu menjaga stabilitas emosi.

5. Mereka Fokus pada Solusi, Bukan Masalah

Alih-alih terjebak dalam kekhawatiran, mereka langsung berpikir:

“Apa yang bisa saya lakukan sekarang?”

Pendekatan ini dikenal dalam psikologi sebagai problem-focused coping, yang terbukti lebih efektif dalam mengurangi stres dibandingkan hanya mengeluh atau overthinking.

6. Mereka Menerima Ketidaksempurnaan

Perfeksionisme sering terlihat positif, tetapi sebenarnya bisa menjadi sumber stres besar.

Orang yang jarang stres:

Tidak menuntut segalanya sempurna
Mengizinkan diri mereka melakukan kesalahan
Melihat kegagalan sebagai proses belajar

Mereka lebih fleksibel secara mental.

7. Mereka Menjaga Batasan (Boundaries)

Mereka tahu kapan harus berhenti bekerja, kapan harus offline, dan kapan harus fokus pada diri sendiri.

Tanpa batasan yang jelas:

Waktu kerja bisa merembet ke kehidupan pribadi
Energi mental cepat habis

Menjaga batasan adalah bentuk perlindungan diri yang penting.

8. Mereka Punya Rutinitas yang Menenangkan

Rutinitas sederhana seperti:

Olahraga ringan
Meditasi atau refleksi
Jalan santai
Menulis jurnal

terbukti membantu menurunkan hormon stres seperti kortisol. Orang yang tampak “anti stres” biasanya punya ritual harian yang menjaga keseimbangan mereka.

9. Mereka Tidak Terjebak dalam Pikiran Negatif

Pikiran negatif memang muncul secara alami, tetapi mereka tidak membiarkannya berkembang liar.

Mereka cenderung:

Menyadari pikiran negatif tanpa langsung mempercayainya
Mengganti narasi internal dengan yang lebih realistis
Tidak overthinking berlebihan

Ini sejalan dengan prinsip cognitive reframing dalam psikologi.

10. Mereka Menghargai Hal-hal Kecil

Terakhir, orang yang jarang stres sering memiliki rasa syukur yang tinggi.

Mereka:

Menikmati momen sederhana
Tidak selalu mengejar hal besar
Menghargai progres kecil

Rasa syukur ini terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kesejahteraan mental dan menurunkan stres.

Penutup

Orang-orang yang tampaknya tidak pernah stres bukan berarti hidup mereka lebih mudah. Mereka tetap menghadapi tekanan, deadline, dan masalah seperti orang lain. Bedanya, mereka memiliki cara berpikir dan kebiasaan yang membuat mereka lebih tangguh secara mental.

Kabar baiknya, aturan-aturan ini bukan bakat bawaan—melainkan keterampilan yang bisa dipelajari dan dilatih.

Mulailah dari satu atau dua kebiasaan di atas, dan perlahan kamu akan merasakan perubahan dalam cara menghadapi kesibukan dan tekanan hidup.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore