Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Desember 2025, 01.00 WIB

Jadi Ketua Dewan Penasihat KSPSI, Kapolri Sigit Prioritaskan Perlindungan Hak dan Keadilan Buruh

Kapolri Listyo Sigit Prabowo (tiga dari kiri) saat diangkat jadi ketua dewan penasihat KSPSI. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo (tiga dari kiri) saat diangkat jadi ketua dewan penasihat KSPSI. (Mabes Polri)

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025). Dalam forum itu, Sigit juga resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI, posisi strategis yang memperkuat hubungan antara elemen buruh dan negara.

Dalam keterangannya, Sigit mengungkapkan bahwa pengangkatan tersebut diterima setelah memastikan seluruh proses sesuai aturan serta tidak bertentangan dengan AD/ART KSPSI maupun regulasi sebagai pejabat negara. Dua kalimat pendek ini menggambarkan kehati-hatian Kapolri dalam menerima amanah organisasi buruh.

“Saya sampaikan syarat yang pertama saya tidak mau ada aturan yang dilanggar baik dari sisi regulasi umum selaku pejabat negara dan juga AD/ART perburuhan. Tadi beliau sampaikan tidak ada yang dilanggar, oleh karena itu, karena kecintaan saya kepada rekan-rekan buruh, saya menyatakan bersedia,” ujar Sigit.

Setelah ditetapkan sebagai penasihat, Sigit menegaskan komitmennya untuk terus memberikan masukan konstruktif terkait perjuangan hak dan kesejahteraan buruh. Ia menyebut kehadirannya di KSPSI adalah bagian dari dukungan moral agar suara buruh dapat tersampaikan tanpa mengganggu stabilitas usaha.

“Dan tentunya saya selaku penasihat selalu memberikan masukan dan saran terkait dengan bagaimana memperjuangkan hak-hak buruh, kesejahteraan buruh. Namun tetap melalui koridor yang konstruktif yang tertib,” tegas Sigit.

Ia menambahkan bahwa KSPSI dan seluruh elemen pekerja harus tetap menjaga hubungan harmonis dengan dunia industri, sehingga pesan-pesan yang mereka bawa tidak menimbulkan distorsi iklim usaha. Dukungan Polri, menurut Sigit, akan terus hadir untuk memastikan keseimbangan kepentingan itu terjaga.

Lebih jauh, Sigit juga menyoroti penguatan Desk Ketenagakerjaan Polri yang selama ini berperan menyelesaikan sengketa industrial antara buruh dan pengusaha. Dua kalimat pendek ini menekankan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai mediator, tetapi juga fasilitator solusi bagi para pekerja yang terdampak.

“Ini semua untuk menjaga agar keadilan tetap terjaga. Kemudian ketiga tentunya kita selalu mencarikan solusi bagi sahabat buruh untuk bisa mendapatkan kesempatan apabila mungkin ada yang terdampak PHK maka kita carikan solusi untuk bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang baru,” ucap Sigit.

Selain itu, Sigit menyatakan bahwa dirinya dan jajaran Polri siap menjadi jembatan komunikasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Ia berharap tercipta ruang dialog yang sehat demi terselenggaranya industri yang kondusif dan berkeadilan.

“Sehingga semua yang diperjuangkan bisa berjalan dengan baik, iklim industri, iklim usaha iklim kenyamana tetap terjaga disatu sisi tentunya masalah kamtibmas juga tetap terjaga,” tutur Sigit.

Menutup sambutannya, Sigit mengajak seluruh elemen pekerja untuk bersama-sama membawa Indonesia menuju visi besar pembangunan nasional. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan buruh adalah fondasi penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

“Sekali lagi terima kasih, atas dukungan dari rekan-rekan. Kita sama-sama membawa visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas tahun 2045. Kita harapkan buruh semakin sejahtera,” kata Sigit menambahkan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore