
TNI AL Amankan Kapal Berbendera Vietnam Angkut Ratusan Kilogram Sisik Trenggiling
JawaPos.com - Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten menggagalkan penyelundupan ratusan kilogram sisik trenggiling pada Selasa (7/4). Bagian tubuh satwa dilindungi itu ditemukan oleh para prajurit Angkatan Laut dari kapal berbendera Vietnam, MV Hoi An 8.
Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro menyampaikan bahwa kapal tersebut diamankan di Perairan Tanjung Sekong, Merak. Saat kapal yang mengangkut steel coil melintas, KAL Anyer I-3-64 yang sedang berpatroli mendeteksi pergerakan mencurigakan.
Untuk itu, dilakukan prosedur penghentian dan pemeriksaan oleh Tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure). Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan 26 paket kardus berisi sisik trenggiling dengan berat total mencapai 780 kilogram. Ratusan kilogram sisik trenggiling itu disembunyikan di haluan palka.
”Selanjutnya, kapal, nakhoda, serta seluruh barang bukti diamankan ke Mako Lanal Banten untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sementara kapal tetap dalam pengawasan ketat unsur patroli TNI AL,” terang Kolonel Catur dalam keterangan resmi pada Rabu (8/4).
Menurut Catur, muatan steel coil yang dibawa oleh MV Hoi An 8 memang resmi. Namun, kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran hukum. Yakni penyelundupan dan perdagangan satwa dilindungi. Modus operandi yang dilakukan memang masih didalami.
Namun demikian, berdasar penyelidikan sejauh ini diduga penyelundupan itu dilakukan dengan cara transshipment di laut. Dari hitungan awal, barang bukti 780 kilogram sisik trenggiling bisa mencapai puluhan miliar rupiah. Angkanya sangat tinggi karena permintaan sisik trenggiling di pasar gelap internasional memang besar.
Catur menegaskan bahwa keberhasilan jajarannya merupakan wujud kesiapsiagaan prajurit dalam melaksanakan patroli dan pengawasan wilayah laut. Dia memastikan, akan terus berusaha mencegah segala bentuk kegiatan ilegal, khususnya perdagangan satwa dilindungi yang mengancam kelestarian ekosistem.
”Saat ini Lanal Banten terus mendalami kasus ini guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan internasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mabes TNI AL telah memerintahkan seluruh jajarannya meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengawasan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Tujuannya untuk mencegah segala bentuk pelanggaran hukum di laut. TNI AL berkomitmen menjaga kedaulatan serta melindungi sumber daya alam Indonesia.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
