
Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid. (Humas Kementerian Komdigi)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjalin kerja sama dengan startup nasional yang mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna memperkuat upaya pemberantasan judi online sekaligus meningkatkan kualitas informasi di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam memanfaatkan AI untuk menjawab berbagai persoalan mendesak di ranah digital.
“Inovasi yang dikembangkan oleh Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan bangsa,” jelas Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jumat (10/4).
Ia menambahkan, pemerintah tengah mendorong pengembangan AI sebagai salah satu fondasi utama transformasi digital nasional, dengan fokus pada pengembangan teknologi yang etis, bertanggung jawab, serta mampu meningkatkan daya saing Indonesia.
Salah satu contoh yang disorot adalah inovasi dari Gambit Hunter, yang menawarkan pendekatan baru dalam memerangi judi online melalui pemanfaatan AI. Teknologi tersebut dinilai mampu mendeteksi dan menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasional praktik ilegal tersebut.
“Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan,” ujarnya.
Selain itu, Ambisius Lab menghadirkan Ambisius News, sebuah inovasi yang dirancang untuk menjawab tantangan dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital.
“Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat,” ungkapnya.
Meutya menegaskan, kedua inovasi tersebut mencerminkan dua aspek krusial dalam pengelolaan ruang digital, yakni penguatan keamanan serta peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
