
Sailun luncurkan ban baru di GIICOMVEC 2026, fokus hemat BBM dan tahan lama. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ban kini tak lagi dianggap sekadar komponen habis pakai di kendaraan niaga. Di tengah ketatnya persaingan logistik, ban justru mulai dipandang sebagai salah satu penentu utama efisiensi armada—mulai dari konsumsi bahan bakar hingga biaya operasional harian.
Di tengah tekanan biaya operasional dan tuntutan efisiensi yang makin tinggi, industri logistik kini tidak lagi hanya bergantung pada mesin atau kapasitas angkut. Ban mulai menjadi salah satu faktor penting yang ikut menentukan performa armada dan biaya distribusi.
Hal inilah yang menjadi sorotan dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 di Jakarta. Dalam pameran tersebut, Sailun Group membawa pendekatan baru lewat lini ban kendaraan komersial yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri transportasi yang terus berkembang.
Di sektor angkutan barang, efisiensi bukan lagi sekadar soal bahan bakar atau kapasitas muatan. Daya tahan ban, grip, stabilitas, hingga rolling resistance kini ikut berpengaruh terhadap biaya operasional armada secara keseluruhan.
Seiring berkembangnya sektor logistik di Indonesia, kebutuhan terhadap ban yang lebih awet, aman, dan efisien juga semakin tinggi.
Kondisi inilah yang mendorong produsen ban untuk tidak lagi hanya menjual produk, tetapi juga menawarkan solusi yang relevan untuk kebutuhan operasional harian.
"Kami terus berkomitmen pada inovasi berbasis teknologi, mulai dari desain rolling resistance rendah untuk mengurangi konsumsi energi hingga produk dengan daya tahan tinggi yang mampu menghadapi berbagai kondisi jalan. Dikombinasikan dengan teknologi pemantauan cerdas, kami membantu pelanggan mengelola armada secara lebih efisien," ujar perwakilan Sailun Indonesia di acara GIICOMVEC 2026, (8/4).
Sailun Kenalkan Dua Ban Baru
Dalam GIICOMVEC 2026, Sailun memperkenalkan dua produk terbaru, yakni SFR25 dan S690, yang masing-masing dirancang untuk kebutuhan transportasi berbeda.
S690 ditujukan untuk penggunaan jarak jauh, terutama di jalur tol dan distribusi antarkota. Ban ini dirancang untuk memberikan kestabilan dan daya tahan yang lebih baik saat digunakan dalam ritme operasional tinggi.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
