
Hansi Flick. (Istimewa)
JawaPos.com – Duel FC Barcelona kontra Atletico Madrid selalu diwarnai keputusan kontroversial video assistant referee (VAR). Jika Barca diuntungkan VAR saat mengalahkan Atletico 2-1 dalam LALIGA di Riyadh Air Metropolitano akhir pekan lalu (5/4), situasinya berbalik dalam first leg perempat final Liga Champions kemarin (9/4).
Di Camp Nou, kandang sendiri, Barca mempermasalahkan VAR saat takluk dua gol tanpa balas. Selain kartu merah bek tengah Pau Cubarsi pada menit ke-44, juga momen saat bek tengah Atletico Marc Pubill memegang bola dari operan kiper Juan Musso. Pubill mengira belum on dan menggulirkannya kembali ke Musso. Momen tersebut tidak dilihat oleh VAR.
Wasit Istvan Kovacs tidak menganggapnya sebagai handsball dan meminta Musso mengulang tendangan gawang. ’’Untuk apa kita punya VAR? Harusnya itu penalti dan kartu kuning bagi keduanya (Musso dan Pubill),’’ kecam entrenador Barca Hansi Flick kepada Movistar.
’’Aku tidak mengerti mengapa VAR tidak turun tangan. Sungguh, aku tidak membayangkannya sebelumnya,’’ tambah Hansi.
Bek tengah Barca Gerard Martin ikut protes dengan menyebut hampir semua pemain menyaksikannya.
’’Kiper (Musso) menempatkan bola dan memainkannya. Pemain itu (Pubill) menghentikan bola dengan tangannya. Wasit tidak melihatnya secara langsung, tapi VAR malah tidak memberitahunya,’’ keluh Martin.
Penantian Cholo di Camp Nou
Musim lalu Atletico memang pernah mempecundangi Barca 2-1 di kandang lawan. Akan tetapi, laga di jornada ke-18 LALIGA itu tidak terjadi di Camp Nou Melainkan di Estadi Olimpic Lluis Companys. Artinya, baru kali ini entrenador Atletico Diego Simeone bisa menang di Camp Nou.
Kepada Marca, Cholo –sapaan akrab Diego Simeone– sudah belajar dari dua kekalahan oleh Barca di Camp Nou musim ini. Masing-masing 0-3 dalam second leg semifinal Copa del Rey (4/3) dan 1-3 dalam jornada ke-19 LALIGA (3/12/2025).
”Setelah (kegagalan Barca) di Copa del Rey, kami sudah membayangkan laga yang sulit dan kompleks (di Camp Nou, Red). Terlepas apa yang terjadi (protes Barca terkait VAR, Red), yang penting kami menang,’’ beber Cholo.
Lawatan Terakhir Grizi
Striker Atletico Antoine Griezmann angkat kaki dari Atletico di pengujung musim. Grizi –sapaan akrabnya– akan melakoni musim baru di Major League Soccer (MLS) bersama Orlando City. Sebagai pemain yang pernah memperkuat Barca (2019–2022), kemarin jadi kali terakhir Grizi melawat ke Camp Nou.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
