Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 April 2026, 18.16 WIB

Barcelona Ajukan Pengaduan Resmi kepada UEFA Setelah Kekalahan dari Atletico Madrid

Barcelona resmi mengajukan pengaduan kepada UEFA setelah tidak mendapat penalti saat kalah 2-0 dari Atletico Madrid. Klub Catalan menilai keputusan wasit dan VAR telah memengaruhi hasil pertandingan. (Instagram/@fcbarcelona)

JawaPos.com - Barcelona resmi mengambil langkah hukum setelah kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions.

Klub asal Catalan itu mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA terkait insiden kontroversial yang terjadi pada menit ke-54 pertandingan, ketika Marc Pubill menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti Atletico. Barcelona merasa keputusan wasit untuk tidak memberikan penalti sangat merugikan mereka.

Insiden tersebut bermula saat kiper Atletico, Juan Musso, memainkan tendangan gawang pendek ke arah Pubill. Bek Atletico itu kemudian menghentikan bola dengan tangannya, diduga karena mengira permainan belum dimulai kembali.

Para pemain Barcelona langsung melakukan protes, tetapi wasit Istvan Kovacs membiarkan permainan berlanjut. VAR juga tidak melakukan intervensi, sesuatu yang membuat kubu Blaugrana semakin frustrasi.

Melansir Give Me Sport, dalam pernyataan resminya, Barcelona menyebut keputusan tersebut sebagai “kesalahan besar” yang berdampak langsung terhadap jalannya pertandingan dan hasil akhir.

“FC Barcelona menginformasikan bahwa layanan hukum Klub telah mengajukan pengaduan kepada UEFA hari ini terkait peristiwa di leg pertama perempat final Liga Champions UEFA melawan Atlético Madrid.”

“Pihak klub berpendapat bahwa wasit tidak mematuhi peraturan yang berlaku, yang secara langsung memengaruhi jalannya pertandingan dan hasilnya.”

Barcelona juga meminta UEFA membuka investigasi, memberikan akses terhadap komunikasi antara wasit dan VAR, serta mengakui jika memang terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan. Klub bahkan menilai bahwa ini bukan pertama kalinya mereka dirugikan oleh keputusan wasit di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut aturan permainan, bola dianggap aktif setelah disentuh dan bergerak jelas saat tendangan gawang dilakukan. Karena itu, banyak pihak menilai sentuhan tangan Pubill seharusnya memang dihukum penalti. Namun wasit tampaknya menilai bola belum benar-benar aktif ketika insiden terjadi.

Hansi Flick juga tidak menyembunyikan rasa frustrasinya setelah pertandingan.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam situasi ketika penjaga gawang memulai pertandingan, bek menghentikan bola dengan tangannya dan kemudian bermain lagi.”

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore