Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Maret 2026, 14.25 WIB

Yamaha Indonesia Perkuat Pembinaan Pembalap Usai Sukses di World Supersport 300

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memperkuat program pembinaan pembalap setelah keberhasilan Aldi Satya Mahendra menjuarai World Supersport 300 2024. Talenta muda kini dipersiapkan menuju level balap dunia. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com - Divisi Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terus memperkuat strategi pembinaan pembalap untuk mencetak talenta baru yang mampu bersaing di level internasional. Langkah ini dilakukan setelah salah satu pembalap binaannya, Aldi Satya Mahendra, berhasil meraih gelar juara dunia di ajang World Supersport 300 musim 2024.

Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi Yamaha Indonesia dalam membangun sistem pembinaan pembalap yang berkelanjutan. YIMM pun kini menargetkan pencapaian yang lebih tinggi di berbagai kompetisi balap internasional.

Division Head CS Service & Motorsport YIMM, Johannes Loman, menjelaskan bahwa kesuksesan di World Supersport 300 bukan sekadar prestasi semata, melainkan pijakan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi dalam dunia balap motor.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara Yamaha Media Breakfasting 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Jumat. Menurut Johannes, keberhasilan Aldi Satya Mahendra merupakan hasil dari proses pembinaan panjang yang telah dilakukan Yamaha selama lebih dari satu dekade.

Siapkan Talenta Baru ke Kejuaraan Dunia

Untuk memperkuat kiprah di kancah internasional, Yamaha Indonesia kini mempersiapkan pembalap muda potensial seperti Arai Agaska yang direncanakan turun di ajang FIM Supersport World Championship menggunakan motor Yamaha YZF-R7.

Selain itu, Yamaha juga meningkatkan partisipasi di kejuaraan regional seperti Asia Road Racing Championship, khususnya pada kelas Supersport 600 dan AP250. Ajang ini menjadi salah satu jalur penting bagi pembalap Asia untuk naik ke level balap dunia.

Tak berhenti di situ, Yamaha turut mengirimkan pembalapnya berlaga di All Japan Road Race Championship pada kelas 600 cc. Kejuaraan tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman kompetisi yang lebih kompetitif bagi para pembalap muda.

Pembinaan Sejak Usia Dini

Yamaha juga menaruh perhatian besar pada pembinaan pembalap usia muda melalui program R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship. Kompetisi ini dirancang khusus untuk pembalap di bawah usia 15 tahun agar dapat mengasah kemampuan sejak dini sebelum melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi.

Sementara di level nasional, Yamaha terus membangun ekosistem balap yang kuat melalui sejumlah kejuaraan populer. Beberapa di antaranya adalah Yamaha Cup Race yang telah digelar lebih dari 30 tahun, Yamaha Sunday Race yang kini memasuki dekade kedua, serta Yamaha Enduro Challenge untuk segmen balap off-road.

Johannes menegaskan bahwa setiap kemenangan yang diraih tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari tim balap, sponsor, pemerintah, hingga para penggemar olahraga otomotif di Indonesia.

"Sayaberharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut untuk membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia balap motor internasional, sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di berbagai kejuaraan dunia," kata Johannes.

Dengan program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, Yamaha Indonesia optimistis dapat terus melahirkan pembalap-pembalap baru yang mampu bersaing di panggung balap global.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore