Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Oktober 2025, 17.22 WIB

Viral Diduga Lecehkan Demonstrasi, Anggota DPRD Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa: Aku Nggak Tahu Disalahartikan

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dari Fraksi NasDem Dheninda Chaerunnisa saat menemui masaa aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Gorontalo Utara. (Instagram) - Image

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dari Fraksi NasDem Dheninda Chaerunnisa saat menemui masaa aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Gorontalo Utara. (Instagram)

JawaPos.com - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa, angkat bicara usai aksinya viral dan dituding mengejek massa demonstrasi di depan kantor DPRD. Ia menegaskan bahwa video yang beredar tidak menggambarkan situasi sebenarnya.

Menurut Dheninda, gerakan kepala dan bibirnya yang dianggap melecehkan demonstran justru merupakan respons spontan terhadap salah satu stafnya yang tengah memberikan semangat di tengah suasana aksi.

“Aku nggak tahu juga kenapa sampai disalahartikan seperti begitu. Mungkin saat orasi berlangsung, karyawanku ada di belakang situ dan menunjukkan ekspresi keren kepada saya, makanya saya berekspresi seperti itu,” kata perempuan yang karib disapa Dini, sebagaimana dikutip dari Fajar.co.id (Jawa Pos Group), Rabu (14/10).

Meski demikian, Dheninda menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat viralnya video tersebut. Klarifikasi serupa turut diunggah Dheninda dalam akun media sosial Instagram @dinychaerunnisa_.

“Aku gak mau mengotori lisan dan jariku untuk membalas perkataan orang-orang yang tidak suka denganku. Karena terkadang ketika seseorang tidak menyukaiku itu bukan berarti selalu ada yang salah dalam hidupku,” tulis Dheninda, dikutip Selasa (14/10).

Mengutip Gorontalo Post (Jawa Pos Group), DPRD Gorontalo Utara membuka ruang aspirasi secara terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai tuntutan dan keluhan mereka.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dedy Dunggio, saat menerima massa aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Gorontalo Utara pada Senin lalu di Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi masyarakat, termasuk dugaan praktik percaloan dalam proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di wilayah tersebut.

"Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami terima dan proses sesuai mekanisme tata tertib DPRD. Kami berdiri di sini karena rakyat, dan kami akan mengawal kepentingan rakyat Gorontalo Utara," ucap Dedy, Senin (13/10).

Langkah terbuka dan transparan ini menunjukkan komitmen DPRD Gorontalo Utara untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap isu penting, terutama yang menyangkut proses rekrutmen pemerintahan, bisa ditangani dengan baik dan adil.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore