
Ilustrasi Gerbang Tol Madiun di ruas tol Ngawi Kertosono Kediri. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mengidentifikasi adanya potensi peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan selama periode Lebaran 2026, termasuk saat arus balik.
Untuk mengantisipasi kemacetan, petugas akan mengintensifkan patroli serta menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengungkapkan, terdapat tiga titik utama yang diperkirakan mengalami kepadatan arus kendaraan.
“Itu ada di Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, dan Jalan Brawijaya. Sebagai satu ke satuan jalur,” ujar lelaki yang akrab disapa Yudho dan dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), Minggu (29/3).
Hal ini tidak terlepas dari keberadaan pusat perbelanjaan di kawasan tersebut, yang memantik minat masyarakat untuk datang.
Di Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Dhoho, misalnya, terdapat sejumlah mal, swalayan, hingga toko pakaian. Sementara di Jalan Brawijaya dipadati restoran serta perkantoran.
“Selain tiga jalan tersebut, Jalan Hasanudin juga lumayan ramai. Hanya saja tidak sepadat di tiga jalan tadi,” imbuhnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian telah menyiagakan puluhan personel untuk melakukan patroli di titik-titik rawan kemacetan.
Petugas juga akan diterjunkan untuk mengurai kepadatan jika terjadi lonjakan arus kendaraan.
Baca Juga:370 Ribu Lebih Penumpang KA Kembali ke Jakarta via Daop I Selama Sepekan Arus Balik Lebaran
Selain itu, sejumlah skema rekayasa lalu lintas turut disiapkan, termasuk pembatasan akses kendaraan menuju pusat kota.
