
Alva, brand motor listrik asal Indonesia, memperkuat kiprahnya di kancah internasional dengan mengikuti ajang tahunan Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori (Dony/dok.Alva)
JawaPos.com - Insentif kendaraan listrik tak akan diperpanjang pada tahun depan. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkap pemerintah akan mengarahkan fokus ke program mobil nasional.
Menurutnya, sektor otomotif tak perlu lagi diberikan insentif. Pasalnya, industri otomotif tetap akan berputar meski insentif distop. Menanggapi hal ini, Alva, brand Motor listrik premium asal Indonesia, mengaku menghargai program insentif pemerintah yang telah diterapkan. Menurutnya, insentif ini membantu mempercepat edukasi masyarakat tentang listrik.
"Kami memahami bahwa setiap kebijakan pemerintah memiliki pertimbangan yang komprehensif, dan kami menghormati keputusan tersebut," kata Purbaja Pantja, Chief Executive Officer Alva kepada JawaPos.com, Selasa (23/12).
Adapun Alva sendiri telah membangun strategi bisnis yang berkelanjutan dan tak bergantung pada subsidi semata. Sebab, percepatan adopsi kendaraan listrik tak hanya ditentukan oleh insentif finansial, melainkan juga melalui edukasi yang berkelanjutan serta penguatan infrastruktur.
Pada sisi finansial, Alva telah menyiapkan berbagai inisiatif seperti membuat skema berlangganan baterai sewa mulai Rp 150.000 per bulan (1 baterai) dan Rp 250.000 per bulan (2 baterai) untuk lini model Alva N3, dan Rp 250.000 per bulan untuk lini model Alva Cervo. Hal ini bekerja sama dengan berbagai mitra financing baik di regional maupun di pusat untuk memperluas akses masyarakat.
Sementara itu, pada sisi infrastruktur, Alva juga terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan infrastruktur dan teknologi terintegrasi, mulai dari menghadirkan Boost Charging Station pertama di Indonesia yang kini berjumlah lebih dari 150 konektor di 70 lokasi, membangun 9 Alva Experience Center dan 2 Alva Studio, serta memperluas jaringan purna jual hingga 120 titik layanan di 31 kota.
"Selain itu, Alva secara konsisten melakukan edukasi kendaraan listrik melalui berbagai aktivitas offline dan online, seperti secara offline rutin mengadakan workshop, mengikuti event otomotif tahunan, berpartisipasi dalam berbagai kegiatan swasta maupun pemerintah, komunitas, hingga asosiasi seperti AISMOLI," ungkap dia.
"Secara online Alva memanfaatkan berbagai kanal digital, mulai dari website, bekerja sama dengan media mainstream, hingga media sosial dengan membuat konten edukatif dan informatif untuk menyebarkan informasi yang mudah dipahami, memperkuat awareness, dan menjawab kekhawatiran masyarakat terkait motor listrik," tukasnya.
