Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Februari 2026, 22.56 WIB

Utang Whoosh Dikabarkan Mau Dibayar Pakai APBN, Menkeu Purbaya: Masih 50:50

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul F/JawaPos.com) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul F/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui soal wacana pembayaran utang Kereta Cepat Whoosh akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Menurut dia, rencana pembayaran utang Whoosh itu masih fifty fifty, yang merujuk pada adanya pembagian pembayaran antara APBN dan sumber lainnya.

Terkait itu, Purbaya mengaku belum bisa memastikan karena dirinya belum diundang dalam rapat khusus terkait utang Whoosh.

"Nanti saya belum dipanggil untuk masalah itu, seinget saya sih (skema) masih 50:50 (fifty fifty), belum diajak ke sana," kata Purbaya kepada wartawan di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2).

Adapun sebelumnya, informasi pembayaran utang Whoosh menggunakan APBN telah dikonfirmasi oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi beberapa waktu lalu.

Dalam hal ini, Pras memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk membayar utang Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun dari APBN.

"Iya (bayar utang Whoosh pakai APBN)," kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Meski begitu, Prasetyo belum menyampaikan skemanya secara detail. Pasalnya, rapat dan pembicaraan teknis terkait pembayaran utang Whoosh akan langsung dipimpin oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani.

Hingga kini, pemerintah melalui Danantara baru berencana untuk melakukan negosiasi dan terkait skema detailnya masih dalam proses finalisasi.

"Kemarin laporan terakhir rapat di Danantara Jadi masih ada finalisasi, sekarang proses negosiasi atau pembicaraan teknisnya itu langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara,” jelas Prasetyo.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore