Ilustrasi pay later/freepik
JawaPos.com - Metode pembayaran kini sudah tersedia dalam berbagai pilihan. Termasuk salah satunya adalah pay later.
Layanan pay later memungkinkan anda untuk berbelanja, tanpa harus membayarnya di awal. Banyak orang juga menyebutnya dengan istilah beli sekarang, bayar nanti.
Tidak hanya berbelanja barang, pay later juga bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti membeli tiket liburan, membayar tagihan listrik dan air, berlangganan aplikasi, membeli pulsa, sampai mencicil biaya kuliah dan perlengkapan sekolah.
Pay later juga bisa menjadi penyelamat saat anda berada di dalam situasi mendesak dan belum memiliki dana untuk memenuhi kebutuhan penting. Salah satu contohnya adalah saat anda harus menebus obat atau membayar tagihan penting seperti listrik yang tidak bisa ditunda.
Namun, penggunaan pay later perlu diimbangi dengan cara yang bijak dengan menerapkan strategi yang tepat supaya kondisi keuangan anda tidak terbebani.
Mengutip dari laman shopeepay.co.id dan www.cimbniaga.co.id berikut strategi menggunakan pay later bagi pemula tanpa memberatkan beban pada kondisi keuangan anda.
Gunakan untuk kebutuhan penting
Langkah bijak pertama menggunakan pay later adalah dengan menggunakannya untuk kebutuhan yang benar-benar bersifat prioritas dan mendesak.
Baca Juga: Masyarakat Harus Melek Dampak Serius Bullying, Pengamat Sarankan Upaya Pencegahan Kolektif
Contohnya kebutuhan kerja dan kuliah seperti membeli laptop, peralatan rumah tangga, atau keperluan sekolah anak-anak.
Pertimbangkan kebutuhan bukan hanya sekedar keinginan semata. Paylater dapat memicu perilaku konsumtif, sehingga penting bagi anda untuk menghindari barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Buat rencana anggaran
