Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 November 2025, 06.08 WIB

Jumlah Investor Pasar Modal Tumbuh Impresif Capai 19,3 Juta, BEI-KISI Tingkatkan Investasi yang Inklusif

Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (21/10/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) meluncurkan fitur IPO (Initial Public Offering) sebagai upaya mempermudah akses investor terhadap saham IPO di pasar saham Indonesia. Melalui fitur IPO, nasabah dapat memesan saham perusahaan yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung melalui aplikasi iKISI, tanpa perlu berpindah platform.

"Kami berharap pengguna dapat bertransaksi dengan lebih percaya diri dan nyaman melalui berbagai fitur terbaru di aplikasi iKISI, sekaligus mengeksplor fitur-fitur tersebut melalui kompetisi KISI Challenge: The Next Wave (Special Edition)," ujar Presiden Direktur KISI Kyoung Hun Nam, dikutip Kamis (20/11).

Dalam kesempatan ini, perseroan juga meluncurkan tampilan terbaru KINDS dalam aplikasi iKISI, yang menghadirkan pengalaman investasi reksa dana yang lebih informatif dan mudah dinavigasi. Pembaruan juga mencakup desain UI/UX yang lebih modern dan responsif, khususnya pada halaman Discover yang saat ini tampil lebih fresh dan intuitif.

Sebagai bagian dari peluncuran, KISI mengajak seluruh investor saham individual untuk berpartisipasi dalam kompetisi trading KISI Challenge: The Next Wave (Special Edition), yang berlangsung mulai 1 Desember 2025 hingga 30 Januari 2026. "Kompetisi ini kami hadirkan untuk mendukung nasabah dan calon nasabah dalam mengeksplorasi fitur-fitur terbaru di aplikasi iKISI. Kami ingin menjadikan trading sebagai pengalaman yang seru, mudah, dan menguntungkan," ujar Kyoung Hun Nam.

Kyoung Hun Nam mengatakan, program ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat aplikasi iKISI, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen KISI dalam mendorong inklusi finansial dan literasi investasi di Indonesia.

Dalam kesempatan sama, Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum BEI, Risa E. Rustam menyampaikan bahwa hingga Oktober 2025, jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 19,3 juta. "Atau bertambah hampir 4,5 juta investor baru," katanya.

Meski pertumbuhan investor cukup impresif, namun Risa menekankan perlunya meningkatkan pemahaman yang kuat mengenai produk dan risiko investasi.  Kepada para investor, otoritas pasa modal menegaskan pentingnya berinvestasi secara bertanggung jawab, dan memahami profil risiko.

"Investor juga perlu mengenali produk yang digunakan, dan selalu bertransaksi melalui lembaga resmi dan diawasi," tuturnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore