Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 19.49 WIB

Toko Penuh Barang, Tapi Tak Ada yang Membeli: Misteri Department Store Besar di Korea Utara

Department Store №1 di Pyongyang, Korea Utara. (Medium) - Image

Department Store №1 di Pyongyang, Korea Utara. (Medium)

JawaPos.com - Di jantung kota Pyongyang, hanya satu blok dari Lapangan Kim Il Sung, Department Store №1 yang namanya mungkin tampak seperti pusat perbelanjaan biasa saat ini. 

Meskipun sedikit usang dan tua dibandingkan dengan pusat perbelanjaan yang lebih modern di Pyongyang, toko ini telah mengukir sejarah unik yang mengelilingi Korea Utara.

Dibangun pada tahun 1982, kurang dari setahun menurut Korea Utara, Department Store №1 berfungsi sebagai puncak pengalaman berbelanja bagi penduduk lokal Pyongyang. Ini adalah tempat untuk berbelanja.

Seperti dilansir dari Medium, pada lantai pertama terdapat banyak konter untuk kosmetik, barang pecah belah dan porselen, tanaman berbunga, minuman keras dan minuman ringan, vas hias, dan peralatan rumah tangga.

Di lantai kedua terdapat komoditas yang lebih khusus, seperti barang untuk anak-anak. Lantai ketiga dan keempat menjual barang untuk wanita dan pria.

Lantai lima dikhususkan untuk penjualan barang-barang mewah dan barang berharga.

Balik ke belakang, selama tahun 1980-an, Korea Utara membanggakan diri karena memproduksi barang-barang sendiri untuk konsumen.

Tetapi seperti banyak negara sosialis dan komunis pada masa itu, negara ini mengalami kemerosotan ekonomi yang tajam.

Perlahan-lahan Korut tidak mampu memenuhi kebutuhan warganya dan masih berusaha mempertahankan citra sosialisme sebagai sistem ekonomi ideal.

Meskipun demikian, pemerintah terus menggelontorkan uang ke dalam proyek-proyek ambisius. Salah satu proyek tersebut adalah Festival Pemuda dan Mahasiswa Dunia ke-13 yang diadakan pada tahun 1989. .

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore