
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menargetkan pembangunan instalasi tangki septik komunal dengan pemanfaatan biogas di delapan kelurahan rampung pada tahun 2025. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menargetkan pembangunan instalasi tangki septik komunal dengan pemanfaatan biogas di delapan kelurahan rampung pada tahun 2025. Hal ini sebagai solusi pengolahan limbah rumah tangga sekaligus penyedia energi alternatif bagi masyarakat.
Wakil Walikota Jakarta Timur, Kusmanto, menyampaikan bahwa saat ini baru tiga instalasi yang telah selesai dibangun dan beroperasi. "Jadi, semua ada delapan instalasi, baru tiga yang sudah selesai. Ditargetkan, ya, secepatnya tahun ini selesai. Memang itu dari kontraknya dengan pelaksana, pokoknya tahun ini selesai semua," ujarnya.
Lima instalasi lainnya masih dalam tahap pembangunan. Lokasinya berada di Kramat Jati, Kampung Rambutan, Pekayon, Kampung Melayu, dan Bidara Cina. Kusmanto memastikan bahwa seluruh proyek akan selesai pada tahun 2025 sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.
Baca Juga: Ultras Garuda Indonesia Geruduk Kantor PSSI: Road Map Kok Ribet? Erick Thohir Out!
Tiga instalasi yang sudah beroperasi dan dimanfaatkan warga terletak di Kelurahan Bidara Cina, Kelurahan Rambutan, dan Kelurahan Pekayon. "Mudah-mudahan dengan tiga yang beroperasi ini, hasilnya bisa langsung dimanfaatkan masyarakat," harap Kusmanto.
Pemkot Jaktim terus mempercepat pembangunan instalasi tangki septik biogas komunal ini sebagai upaya untuk mengatasi masalah limbah rumah tangga sekaligus menyediakan energi alternatif bagi masyarakat. Tiga lokasi yang telah berfungsi menjadi proyek percontohan (pilot project) pemanfaatan limbah domestik menjadi biogas dan listrik.
Salah satu contoh sukses adalah instalasi biogas di permukiman Gang Delta, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang baru-baru ini dikunjungi oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Warga di lokasi tersebut telah merasakan manfaat dari pengolahan limbah menjadi gas untuk memasak dan listrik yang dihasilkan dari proses bioenergi.
Baca Juga: 11 Lawan Paling Gacor dari Legenda Manchester United Roy Keane! Salah Satunya Legenda Liverpool
"Alhamdulillah, ini program terobosan yang sangat baik. Tentunya, menekan biaya gas masyarakat. Ini juga untuk ekonomi masyarakat," kata Kusmanto.
Dengan adanya delapan instalasi biogas komunal ini, diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif pada perbaikan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga memberikan efisiensi energi bagi warga Jakarta Timur.

Penjelasan PLN Jakarta Mati Lampu Serentak Hari Ini, MRT hingga Lampu Merah Padam Total
11 Tempat Kuliner Gudeg di Surabaya Paling Enak Soal Rasa Bikin Nostalgia dengan Jogja
Jelajah 13 Kuliner Kebab di Surabaya yang Murah Meriah Isian Melimpah dan Rasa Juara
Rekomendasi 11 Kuliner Serba Kikil di Surabaya yang Empuk, Gurih dan Bumbu Khas yang Nendang
Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Pengganti Bruno Moreira Sudah Ditemukan? Winger Rp 1,74 Miliar Ini Bikin Persebaya Surabaya Punya Senjata Baru
Update 4 Rumor Transfer Bintang Timnas Indonesia Musim Depan! Libatkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya dan PSV Eindhoven
Donald Trump Tegaskan Pasukan Amerika Serikat Tetap di Sekitar Iran dan Siap Lakukan Penaklukan Berikutnya
Prediksi Persita vs Arema FC: Laga Panas BRI Super League, Singo Edan Incar Curi Poin
Sederet 15 Kuliner Steak di Surabaya Paling Enak dengan Saus Lezat yang Wajib Dicoba Pecinta Daging
