
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Pemerintah Kota Surabaya menggunakan skema alternatif sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM), salah satunya penggunaan transportasi umum bagi aparatur sipil negara (ASN).
"Maka, seperti tahun sebelumnya, yang pernah kita lakukan, nanti satu hari kita ambil yang pegawai negeri, yang kantornya di balai kota atau di kantor manapun, tidak boleh menggunakan kendaraan pribadi, tapi menggunakan kendaraan umum," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggarisbawahi kondisi geografis tempat tinggal ASN yang tidak semuanya berada di Surabaya.
"Kalau ada yang rumahnya dekat, cukup naik sepeda. Tapi, karena pegawai negerinya Surabaya, PNS-nya itu ada yang rumahnya Sidoarjo, rumahnya Gresik. Nah, itu kita minta untuk menggunakan transportasi umum," katanya.
Terkait kemungkinan penerapan hari kerja khusus seperti Work From Home pada hari Jumat, ia menyebut hal tersebut masih bersifat tentatif.
"Insya Allah, kalau nanti (arahan) WFH-nya dari Pak Presiden Prabowo Subianto hari Jumat. Tapi, kita nanti lihat lagi ya," katanya.
Ia juga menanggapi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang menerapkan WFH pada hari Rabu setiap pekannya.
Menurutnya, Pemkot Surabaya cenderung menghindari kebijakan di hari yang berdekatan dengan libur.
