Ilustrasi Hubungan Toxic (stockking/freepik)
JawaPos.com – Menjalani hubungan yang tidak sehat atau toxic dapat menguras energi, baik secara emosional, mental, maupun fisik.
Sering kali, seseorang tidak langsung menyadari bahwa dirinya sedang berada dalam hubungan seperti itu.
Dalam kajian psikologi, salah satu cara untuk mengenalinya adalah dengan memperhatikan bahasa tubuh, yaitu sinyal non-verbal yang muncul secara alami dan kerap tidak disadari.
Bahasa tubuh dapat mencerminkan perasaan terdalam, terutama ketika kata-kata tidak mampu lagi menggambarkan apa yang dirasakan.
Dalam hubungan yang toxic, tubuh biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti stres berkepanjangan, rasa tidak nyaman, hingga ketakutan atau tekanan.
Contohnya bisa terlihat dari perubahan sikap saat bersama pasangan, ekspresi wajah yang tampak tidak natural, atau kebiasaan menghindar dan menunduk ketika terjadi konflik.
Para psikolog menilai bahwa memahami bahasa tubuh dapat membantu mengidentifikasi apakah seseorang sedang terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.
Mengutip geediting, berikut tujuh bentuk bahasa tubuh yang sering muncul pada individu yang berada dalam hubungan toxic.
Simak penjelasannya agar Anda bisa lebih peka terhadap tanda-tanda tersebut, baik pada diri sendiri maupun orang di sekitar Anda.
1. Mudah Gelisah dan Emosi Tidak Stabil
Salah satu tanda pertama bahwa Anda berada dalam hubungan yang tidak sehat adalah perasaan gelisah yang terus-menerus.
Anda mungkin merasa sering cemas tanpa alasan yang jelas, mudah marah, atau bahkan merasa sedih tanpa sebab yang pasti.
Ketika seseorang berada dalam hubungan yang toxic, tubuhnya merespons dengan meningkatkan kadar hormon stres seperti kortisol.
Ini bisa membuat Anda lebih sensitif terhadap kritik, sulit menikmati momen bahagia, dan bahkan merasa takut untuk berbicara secara jujur kepada pasangan.