
Film Keadilan: The Verdict mengangkat isu universal tentang keadilan dan proses hukum. (MD Pictures)
JawaPos.com-Film Keadilan: The Verdict mengangkat isu universal yang krusial dan terjadi di banyak negara, termasuk Indonesia. Yakni, tentang seseorang yang memperjuangkan keadilan hukum. Di mana proses hukum sering dimanipulasi oleh uang maupun relasi.
Mengisahkan tentang Raka (Rio Dewanto), petugas keamanan persidangan yang harus kehilangan istri. Nina yang tengah berbadan dua dibunuh secara brutal oleh anak konglomerat bernama Dika (Elang El Gibran).
Di persidangan, Raka berhadapan dengan Timo (Reza Rahadian), pengacara yang terkenal licik. Proses hukum yang berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan Raka. Karena ketidakpuasan itu, Raka mengambil alih persidangan dengan kekerasan.
Reza menuturkan, tema cerita yang diusung menjadi salah satu alasan menerima tawaran menghidupkan karakter Timo. Sebab, isu tersebut sangat relevan dengan masyarakat saat ini.
“Ini karya yang penting. Penting merespons situasi kita hari ini,” ucap Reza saat gala premiere di kawasan Jakarta Selatan.
Karena itu, dia berharap film Keadilan The Verdict bisa membuka ruang diskusi sekaligus menjadi bahan refleksi publik.
“Mudah-mudahan jadi satu titik harapan dari film ini sebagai medium berbeda untuk kita bersuara,” papar Reza.
Produser Manoj Punjabi menyatakan, Keadilan: The Verdict menambah warna baru di industri film Tanah Air. Bukan sekedar drama biasa, film tersebut juga dibalut dengan dengan unsur drama thriller dan action.
“Penonton mau genre baru. Ini yang bikin kami punya semangat baru, film Indonesia bisa lebih besar dan luas lagi,” jelas Manoj.
Keadilan: The Verdict merupakan film kolaborasi pertama Indonesia dengan Korea. Proyek tersebut disutradarai Lee Chang-hee dan Yusron Fuadi. Rencananya, film tersebut dijadwalkan berlayar di bioskop mulai 20 November.
