Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Februari 2026, 00.14 WIB

600 Prajurit TNI Siap Bergabung dengan ISF di Gaza Palestina, Bagian Board of Peace

Ilustrasi pasukan perdamaian Indonesia. Sebanyak 600 prajurit TNI siap bergabung dengan ISF di Gaza Palestina. (Antara) - Image

Ilustrasi pasukan perdamaian Indonesia. Sebanyak 600 prajurit TNI siap bergabung dengan ISF di Gaza Palestina. (Antara)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia memastikan kesiapan pengiriman prajurit TNI ke Gaza, Palestina.

Sebagai salah satu negara yang tergabung dalam Board of Peace, Indonesia akan mengirimkan prajurit TNI untuk turut andil dalam International Stabilization Force (ISF).

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyampaikan hal itu saat ditanyai oleh awak media pada Selasa (20/2). Dia menyampaikan bahwa penyiapan prajurit TNI untuk dikirim ke Gaza dikoordinasi langsung oleh Mabes TNI.

”Intinya kami sudah siapkan ya. Mabes TNI, panglima TNI sudah menyiapkan prajurit kita untuk sewaktu-waktu diberangkatkan. Hanya kita tinggal menunggu perintah, koordinasi, kapan kita untuk berangkat. Intinya kita sudah siap,” kata dia menegaskan.

Presiden Prabowo Subianto sempat menyampaikan bahwa jumlah yang akan dikirim sebanyak 20 ribu prajurit.

Meski demikian, DPR berpandangan bahwa angkanya tidak perlu sebanyak itu. Untuk tahap awal, jumlah personel yang disiapkan sebanyak 600 orang.

”Mungkin nanti wakil panglima (TNI) yang akan jawab ya. Tapi, (jumlahnya) sekitar 600-an sekian,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan bahwa pada prinsipnya TNI menyiapkan berapa pun personel yang dibutuhkan.

Namun, semua tetap akan menyesuaikan keputusan bersama. Mengingat bukan hanya Indonesia yang tergabung dalam ISF.

”Pada prinsipnya TNI siap ya berapapun yang dibutuhkan karena kan sekarang masih dalam proses perundingan. Nanti mungkin kalau tidak salah minggu terakhir bulan Februari ini akan diputuskan berapa TNI nanti yang akan berkontribusi secara jumlah pasukan,” terang dia.

Tandyo mengakui, sudah ada beberapa opsi yang disiapkan oleh TNI untuk bergabung dalam ISF.

Semua opsi disiapkan semata-mata untuk berpartisipasi aktif dalam menghadirkan perdamaian di Gaza Palestina. Terkait keputusan pasti, pihanya juga masih menunggu.

”Secara pastinya menunggu keputusan akhir bulan ini yang nanti akan ditandatangani langsung oleh bapak presiden,” ujarnya.

Keterlibatan TNI dalam ISF tidak lepas dari keputusan Pemerintah Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pengiriman ISF ke Gaza adalah salah satu bagian dari langkah yang dilakukan oleh Board of Peace.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore