Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 22.55 WIB

ASDP Tambah Armada, 35 Kapal Beroperasi 24 Jam di Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk saat masa Mudik

Kendaraan roda empat antre di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Novi Husdinariyanto/Antara) - Image

Kendaraan roda empat antre di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Novi Husdinariyanto/Antara)

JawaPos.com - PT ASDP Indonesia Ferry meningkatkan layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat jelang masa Angkutan Lebaran serta penutupan operasional saat Hari Raya Nyepi.

Saat ini, sebanyak 35 kapal dioperasikan secara bergantian selama 24 jam untuk melayani arus kendaraan dan penumpang dari Jawa menuju Bali maupun sebaliknya.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, menjelaskan bahwa lonjakan pergerakan kendaraan terjadi karena meningkatnya mobilitas masyarakat serta kendaraan logistik yang ingin menyeberang sebelum layanan penyeberangan ditutup selama perayaan Hari Raya Nyepi pada 18-20 Maret 2026.

ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa. Peningkatan pergerakan kendaraan terjadi karena tingginya antusiasme masyarakat dan kendaraan logistik yang menyeberang dari Bali menuju Jawa menjelang penutupan layanan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi,” ujar Windy dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Untuk menjaga kelancaran operasional, ASDP menambah tujuh kapal dari pola layanan normal yang biasanya melibatkan 28 kapal.

Dengan tambahan tersebut, total 35 kapal kini beroperasi secara bergantian selama 24 jam di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

“Dengan armada yang bergerak nonstop, kapasitas angkut meningkat sehingga proses penyeberangan dapat berlangsung lebih cepat dan antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap,” tambah Windy.

Selain penambahan armada, enam kapal juga menerapkan pola operasional TBB (Tiba–Bongkar–Berangkat).

Melalui skema ini, kapal yang tiba di pelabuhan langsung menurunkan muatan dan kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan di lokasi tersebut, sehingga siklus layanan kapal dapat berlangsung lebih cepat.

Operasional penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk turut didukung oleh 17 dermaga aktif.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore