
Presiden Prabowo Subianto tiba di Haneda Airport, Tokyo, Jepang, pada Minggu (29/3).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia dan Jepang akan mengupayakan deeskalasi konflik di tengah dinamika global yang penuh tantangan dan ketidakpastian.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat kunjungan resminya ke Jepang dan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, Selasa (31/3).
"Saudara-saudara sekalian, kunjungan saya ke Jepang di tengah dunia yang penuh tantangan, penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya," kata Prabowo.
Ia menegaskan, kedua negara memiliki komitmen yang sama dalam meredakan ketegangan global.
"Kami sepakat bahwa baik Jepang maupun Indonesia akan berusaha keras untuk meyakinkan semua pihak agar melakukan deeskalasi," ujarnya.
Baca Juga:Wardatina Mawa hingga Lisa Mariana Ikut Berkomentar Usai Clara Shinta Diselingkuhi Suaminya
Selain itu, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dan Jepang juga siap berperan aktif sebagai mediator perdamaian apabila diperlukan.
"Kami pun siap untuk menjadi mediator bila diperlukan, serta memfasilitasi upaya-upaya deeskalasi menuju perdamaian," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi global saat ini. Meski demikian, ia menekankan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Jepang tetap kuat dan menjadi contoh positif bagi stabilitas kawasan.
"Di tengah ketidakpastian ini, hubungan baik dan kerja sama antara Indonesia dan Jepang merupakan contoh kolaborasi yang dapat menjamin stabilitas dan perdamaian di kawasan kita," pungkasnya.
