Rio Ferdinand menilai rotasi lini belakang Manchester United mengganggu konsistensi tim.
JawaPos.com – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand mengungkapkan bahwa Matthijs De Ligt, Bryan Mbeumo, dan Senne Lammens merupakan pemain yang sangat berpengaruh menyusul peningkatan performa tim asuhan Ruben Amorim. Setan Merah saat ini tak terkalahkan dalam beberapa laga terakhir.
Manchester United kembali menghadapi tantangan di awal musim ini. Ruben Amorim sempat berada di bawah tekanan untuk memperbaiki kinerja tim, namun kini mereka berhasil meraih hasil positif dengan tidak terkalahkan dalam lima pertandingan berturut-turut, yang membuat mereka naik ke posisi ketujuh klasemen Liga Inggris.
Saat ditanya mengenai siapa yang dianggap sebagai 'pemain terpenting' dalam skuad United yang sedang bangkit, Ferdinand, yang pernah bermain sebanyak 312 kali untuk klub, menyebutkan tiga nama melalui kanal YouTube pribadinya, Rio Ferdinand Presents.
“Saya rasa (kebangkitan United) bukan karena satu orang. Tidak mungkin hanya satu orang. (Matthijs) De Ligt telah menjadi bek terbaik kami musim ini, dia bahkan terus menambah gol untuk kami, seperti gol di menit-menit terakhir kemarin (melawan Tottenham),” ungkapnya.
“Namun dalam hal tekanan (kepada penyerang lawan), dia tegas dan memiliki kemauan untuk masuk ke area asing di lapangan untuk bertahan pada saat yang tepat. Kemampuannya membersihkan area kotak penalti sangat brilian,” lanjutnya.
Dia juga menyoroti peran signifikan Bryan Mbeumo. “Dia benar-benar masuk (skuad) dan menjadi andalan. Dia adalah seseorang yang bisa memberi kami dua atau tiga detik menguasai bola, mencetak gol-gol penting bagi kami, dan menciptakan peluang.”
“Saya melihat komentar Thomas Frank tentangnya (Mbeumo) kemarin, sebagai winger yang komplet. Saya pikir, di akhir musim, dia akan menjadi salah satu pemain sayap terbaik di liga. Dia bisa melakukan segalanya, dia hanya perlu terus konsisten dengan seragam merah (United),” sambungnya.
De Ligt sendiri memulai kariernya di Old Trafford dengan lambat, namun kini ia telah beradaptasi dan menjadi pemain reguler pada musim 2025/2026. Ia bergabung dengan Mbeumo, yang juga menunjukkan performa luar biasa setelah pindah dari Brentford dengan nilai transfer GBP 65 juta.
Di sisi lain, ada satu pemain yang kurang mendapat perhatian dibandingkan De Ligt dan Mbeumo saat bergabung dengan Setan Merah, tetapi kini menjadi sangat penting bagi skuad Amorim dalam beberapa pekan terakhir. Pemain tersebut adalah Senne Lammens, penjaga gawang berusia 23 tahun yang bergabung dari Royal Antwerp dengan harga GBP 21,7 juta. Ia mengawali debutnya di bangku cadangan, sebelum akhirnya menggantikan Altay Bayindir sebagai kiper utama dan menunjukkan performa yang sangat baik.
"Anda tidak bisa bicara tentang siapa pun sebagai pemain terpenting kami tanpa penjaga gawang (Lammens). Bukan sebuah kebetulan peningkatan performa kami, bahwa kami (kini) memiliki penjaga gawang (yang baik)," tambah Ferdinand.
Namun, tantangan akan dihadapi Amorim dan timnya karena mereka harus bermain tanpa Mbeumo selama periode Natal hingga tahun baru saat ia berangkat ke Piala Afrika (AFCON) bersama timnas Kamerun. Pelatih asal Portugal itu tidak menutup kemungkinan untuk menambah pemain baru di bulan Januari mendatang.
"Tentu saja, kami (United) akan menghadapi masalah di sana (saat tampil tanpa Mbeumo), tetapi kami sudah tahu itu, setelah bermain imbang 2-2 dengan Tottenham di akhir pekan. Jadi, mengelola situasi itu akan sulit," kata Ferdinand.
"Tetapi mari kita lihat ketika bursa transfer dibuka, apakah kami dapat meningkatkan tim dan mencoba memperbaiki sesuatu yang terjadi. Sampai saat itu tiba, kami harus mengambil kesempatan itu," tutup sang legenda.
