William Saliba (Instagram @w.saliba4)
JawaPos.com – William Saliba menegaskan Arsenal harus belajar dari kegagalan mereka di semifinal Piala EFL musim lalu.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (26/12), Bek asal Prancis itu menilai pengalaman pahit tersebut menjadi pelajaran penting jelang laga empat besar musim ini. Arsenal dijadwalkan menghadapi Chelsea dalam duel semifinal yang akan dimainkan dua leg.
Arsenal memastikan tiket semifinal Piala EFL setelah menyingkirkan Crystal Palace melalui adu penalti. Pertandingan di Stadion Emirates berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal. Kiper Kepa Arrizabalaga menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan penentu Palace.
Keberhasilan ini membawa Arsenal kembali ke semifinal Piala EFL untuk ketiga kalinya dalam lima musim terakhir.
Namun, The Gunners belum mampu melangkah ke final dalam dua kesempatan sebelumnya di bawah asuhan Mikel Arteta. Kekalahan dari Liverpool dan Newcastle United masih membekas di memori skuad Arsenal.
Saliba mengakui Arsenal harus menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan penampilan mereka di semifinal musim lalu.
Saliba menilai kegagalan memenangkan dua leg menjadi kesalahan yang tidak boleh terulang. Arsenal bertekad tampil lebih konsisten dan disiplin saat menghadapi Chelsea.
Dalam pertandingan melawan Palace, Saliba juga terlibat dalam momen yang berujung gol penyeimbang lawan.
Meski demikian, ia tetap menilai performa tim secara keseluruhan berjalan cukup baik. Menurutnya, hasil akhir tetap menjadi fokus utama Arsenal.
Kepa Arrizabalaga turut menyoroti kelemahan Arsenal yang kerap kebobolan di menit akhir pertandingan. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus hingga peluit akhir berbunyi. Arsenal dinilai masih memiliki ruang besar untuk melakukan perbaikan.
Laga semifinal melawan Chelsea menjadi ujian penting bagi ambisi Arsenal musim ini. Saliba menegaskan timnya ingin memenangkan kedua leg dan melaju ke final. Arsenal berharap pengalaman kegagalan sebelumnya dapat menjadi modal berharga untuk meraih hasil lebih baik.
