Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Januari 2026, 23.13 WIB

West Ham Dipermalukan 0-3 oleh Tim Juru Kunci, Nuno Espirito Santo Minta Maaf 

Nasib pelatih West Ham Nuno Espirito Santo di ujung tanduk. (Rob Newell - CameraSport) - Image

Nasib pelatih West Ham Nuno Espirito Santo di ujung tanduk. (Rob Newell - CameraSport)

JawaPos.com–Pelatih kepala West Ham United Nuno Espirito Santo, mengaku malu setelah The Hammers mengalami kekalahan telak dari tim peringkat terbawah Liga Inggris, Wolverhampton Wanderers. West Ham takluk 3–0 di Stadion Molineux, pada Sabtu (3/1).

Kekhawatiran West Ham akan degradasi semakin dalam setelah tiga gol di babak pertama dari Jhon Arias, Hwang Hee-Chan, dan Mateus Mane menghukum gawang Alphonse Areola. Itu menjadi kemenangan pertama tuan rumah sepanjang musim 2025/2026.

Nuno menggambarkan hasil memalukan tersebut, sebagai terburuk dalam karirnya. Hasil itu membuat tim London timur ini tertinggal empat poin dari luar zona aman di posisi ke-18.

Mantan bos Wolves, yang sudah dipecat Nottingham Forest musim ini, langsung menuju terowongan setelah peluit akhir. Dia kini berada di bawah tekanan besar setelah sembilan pertandingan tanpa tiga poin.

"Saya harus meminta maaf kepada para penggemar (West Ham). (Kekalahan) itu memalukan. Tidak banyak yang bisa saya katakan selain kami minta maaf. Kami minta maaf karena apa yang kami tunjukkan tidak cukup baik,” tutur Nuno.

"Kami butuh hasil (positif), kami butuh poin. Ini situasi yang sulit dan tidak ada yang mengharapkan penampilan seperti ini. Hari ini adalah penampilan terburuk yang pernah kami tunjukkan," sambung dia.

"Kami membutuhkan lebih banyak dari para pemain kami. Cara kami bermain sangat buruk, memalukan. Saya tidak ingat pernah merasa seburuk ini di lapangan sepak bola," tambah juru taktik asal Portugal tersebut.

Pelatih berusia 51 tahun itu baru diangkat pada bulan September setelah kepergian pendahulunya yang menjabat singkat, Graham Potter. Ada spekulasi bahwa Nuno bisa menghadapi pemecatan karena tren klub yang semakin ke arah negatif.

"Ini bukan tentang masa depan saya, ini tentang bagaimana kita bisa keluar dari situasi (keterpurukan) ini, bagaimana kita bisa meningkatkan diri dan mendapatkan hasil yang membuat kita naik peringkat di klasemen. Inilah yang menjadi perhatian kami," tandas Nuno.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore