Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 22.46 WIB

Andy Robertson di Persimpangan Karier: Peluang Tinggalkan Liverpool dan Merapat ke Tottenham

Andy Robertson (kiri) saat mengangkat trofi Liga Champions. (Istimewa) - Image

Andy Robertson (kiri) saat mengangkat trofi Liga Champions. (Istimewa)

JawaPos.com - Andy Robertson berpotensi menutup perjalanannya bersama Liverpool lebih cepat. Bek kiri asal Skotlandia itu dikabarkan tengah mempertimbangkan masa depannya, di tengah ketertarikan serius yang datang dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari ini.

Nama Robertson sudah lama identik dengan Liverpool. Sejak direkrut dari Hull City pada 2017, ia berkembang menjadi salah satu pilar utama tim dan berperan besar dalam periode sukses The Reds.

Dengan gaya bermain agresif, stamina tanpa henti, serta determinasi tinggi, Robertson menjadi gambaran karakter Liverpool di era modern.

Selama hampir sembilan musim membela klub Merseyside tersebut, Robertson mencatat ratusan penampilan dan ikut mengoleksi berbagai gelar bergengsi.

Trofi Premier League, Liga Champions, FA Cup, hingga Piala Dunia Antarklub menjadi bagian dari perjalanan panjangnya di Anfield. Perannya tak hanya penting di lapangan, tetapi juga di ruang ganti sebagai pemain senior.

Namun, musim ini situasinya mulai berubah. Di bawah arahan pelatih baru Arne Slot, Liverpool melakukan penyesuaian komposisi tim.

Kedatangan Milos Kerkez memberi warna baru di sektor bek kiri. Pemain muda tersebut perlahan dipercaya sebagai pilihan utama, sementara Robertson harus menerima peran sebagai pemain pengganti.

Menit bermain Robertson pun menurun. Meski masih sering diturunkan, ia tak lagi menjadi pilihan utama seperti musim-musim sebelumnya. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa sang pemain mulai mempertimbangkan opsi lain demi menjaga kariernya tetap berada di level tertinggi.

Tottenham melihat peluang dari situasi tersebut. Klub asal London Utara itu tengah mencari tambahan pemain berpegalaman di lini belakang, dan Robertson dinilai sebagai sosok yang tepat.

Selain memiliki kualitas bertahan yang baik, pengalamannya di laga besar dan mental juara dianggap bisa memberi dampak instan bagi Spurs.

Bagi Liverpool, keputusan melepas Robertson tentu menjadi sebuah keputusan yang tidak mudah. Di satu sisi, ia masih memiliki peran penting sebagai pemain berpengalaman.

Di sisi lain, klub juga tengah berada dalam fase regenerasi skuad. Dengan kontrak yang tersisa tidak lagi panjang dan statusnya yang bukan pilihan utama, menjual Robertson kini bisa menjadi langkah terbaik untuk kedua belah pihak.

Situasi lini belakang Liverpool juga perlu dipertimbangkan. Beberapa pemain masih dibekap cedera, sehingga kehilangan Robertson berpotensi mengurangi kedalaman tim. Namun manajemen diyakini sudah menyiapkan skenario jika transfer tersebut benar-benar terjadi.

Dari sudut pandang Robertson, kesempatan pindah bisa menjadi jalan untuk mendapatkan menit bermain lebih konsisten.

Ia dikenal sebagai pemain yang ingin terus tampil, bukan sekadar mengisi bangku cadangan. Jika kepindahan ini terwujud, maka itu akan menjadi akhir perjalanan panjang yang emosional.

Apapun keputusannya nanti, Andy Robertson akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah Liverpool. Jika ia benar-benar pergi, Anfield bukan hanya kehilangan seorang bek kiri, tetapi juga simbol dari era penuh energi dan kesuksesan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore