Logo Liga Premier Inggris. (Dok. Soccer Bible)
JawaPos.com – Liga Premier Inggris akan meluncurkan platform streaming langsung ke pelanggan pertamanya di Singapura untuk musim 2026/2027, dan sedang mempertimbangkan untuk meratakan platform tersebut "direplikasi di seluruh dunia" jika berhasil.
Kepala Eksekutif Liga Premier, Richard Masters, baru saja mengumumkan proyek tersebut pada Kamis (26/2) waktu setempat, merealisasikan rumor lama tentang layanan bergaya 'Premflix' menjadi kenyataan, setidaknya di satu wilayah terlebih dahulu.
Masters mengatakan layanan tersebut akan diberi merek Premier League Plus dan pihak liga akan memantau dengan cermat keberhasilannya untuk menentukan apakah akan melakukan ekspansi lebih lanjut.
Ini adalah langkah pertama Liga Inggris untuk menyiarkan kontennya sendiri, setelah sebelumnya selalu menjual hak siarnya kepada penyiar independen seperti Sky Sports di Inggris dan sekitarnya serta NBC Sports di area Amerika Serikat.
Hal ini akan bertepatan dengan pembukaan pusat produksi Premier League Studios yang baru di Olympia, London, dan Masters secara resmi mengumumkan berita tersebut di Financial Times Business of Football Summit di ibu kota Inggris.
"Kami akan langsung menjual (hak siar) ke konsumen di Singapura. Ini adalah proses yang sangat panjang dan matang, dipilih dengan cermat. Jadi, mulai musim depan, Premier League Plus, bukan Premflix, kami akhirnya mengubah mereknya akan terwujud," bukanya.
"Untuk pertama kalinya, Premier League akan memiliki pelanggannya sendiri. Mereka harus menangani promosi, penetapan harga, pergantian pelanggan, distribusi, semua hal itu, kami ingin membangun bisnis."
"Kami juga ingin belajar, untuk melihat bagaimana hal itu dapat direplikasi di seluruh dunia. Apa yang kami lakukan dengan Premier League Plus di Singapura benar-benar tentang pembelajaran sekaligus membangun bisnis."
“Jika (pembaruan mengenai siaran Liga Inggris) berjalan dengan baik, mungkin akan direplikasi (ke seluruh dunia). Saya rasa kita tidak perlu memprediksi lebih jauh dari itu pada tahap ini," pungkas Masters.
Langkah maju yang diambil oleh jajaran Liga Inggris ini mengikuti liga olahraga besar lainnya, seperti NFL, NBA, dan Major League Baseball di Amerika Utara, yang beralih ke penjualan langsung ke konsumen.
