Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Maret 2026, 03.41 WIB

Hubungan Memanas, Presiden AS Donald Trump Tetap Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026

Presiden AS Donald Trump menyatakan dirinya tak melarang Timna Iran tampil pada Piala Dunia 20267. (Platform X) - Image

Presiden AS Donald Trump menyatakan dirinya tak melarang Timna Iran tampil pada Piala Dunia 20267. (Platform X)

 

JawaPos.com-Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tetap membuka pintu bagi tim nasional Iran tampil dalam FIFA World Cup 2026 di tengah memanasnya hubungan politik kedua negara memang sedang memanas. Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir terjadi perang yang melibatkan Iran melawan AS dan Israel.

Penyataan Trump itu diungkapkan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino, setelah bertemu langsung dengan Trump untuk membahas persiapan turnamen terbesar dunia itu. Piala Dunia 2026 akan digelar bersama Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen dijadwalkan mulai bergulir 11 Juni mendatang. Dalam pertemuan itu, Infantino mengatakan situasi politik Iran juga menjadi bahan diskusi. Meski geopolitik tegang, Trump disebut tetap mendukung partisipasi Iran. Infantino bilang, "tim nasional Iran tetap dipersilakan bertanding di Amerika Serikat" sebagai bagian dari turnamen tersebut.

Infantino menilai Piala Dunia punya peran penting satukan masyarakat dunia. Ini dibutuhkan terutama di tengah beragam konflik global yang terjadi saat ini.

"Sepak bola selalu jadi bahasa universal yang mampu mempertemukan berbagai pihak. Di momen seperti sekarang, turnamen seperti Piala Dunia justru semakin dibutuhkan," kata Infantino seperti dikutip dari BBC.

Iran dijadwalkan main tiga pertandingan fase grup di Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, lalu melawan Belgia pada 21 Juni di kota sama. Pertandingan terakhir fase grup berlangsung di Seattle pada 26 Juni saat Iran melawan Mesir.

Sebelumnya, muncul keraguan soal keikutsertaan Iran setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer ke negara tersebut awal bulan ini. Situasi itu memicu respons Iran meluncurkan serangan balasan ke sejumlah wilayah terkait kepentingan militer Amerika. Ketegangan ini membuat banyak pihak tanya apakah Iran masih bisa tampil di Piala Dunia yang sebagian besar laga digelar di Amerika Serikat.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, sempat ungkap bahwa situasi ini buat banyak pihak negaranya sulit pandang Piala Dunia dengan penuh optimisme. Di sisi lain, dampak konflik juga dirasakan tim nasional putri Iran.

 

Pemerintah Australia beri visa kemanusiaan kepada beberapa pemain karena kekhawatiran terhadap keselamatan mereka. Meski politik belum stabil, FIFA harap Piala Dunia 2026 berjalan lancar dan dapat pererat hubungan antarnegara lewat sepak bola. (*)

 

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore