Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 November 2025, 05.40 WIB

Gaya Melatih Heimir Hallgrimsson Mirip Shin Tae-yong, Benarkah Layak Latih Timnas Indonesia?

Heimir Hallgrimsson jadi perbincangan usai dikaitkan jadi pelatih Timnas Indonesia. (Football Association Ireland)

JawaPos.com — Heimir Hallgrimsson tengah jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional. Pelatih asal Islandia itu disebut-sebut menjadi incaran utama PSSI untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert di kursi pelatih Timnas Indonesia.

Nama Hallgrimsson mencuat setelah media Irlandia, Irish Examiner, mengabarkan minat kuat Indonesia terhadap dirinya.

Masa depannya bersama Timnas Irlandia kini ditentukan oleh hasil dua laga berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Portugal dan Hungaria.

Jika gagal membawa hasil positif, pintu menuju Indonesia bisa terbuka lebar untuk pelatih berusia 57 tahun itu. PSSI disebut siap bergerak cepat bila kontrak Hallgrimsson bersama Irlandia tidak diperpanjang.

Ketertarikan Indonesia terhadap Heimir bukan tanpa alasan. Gaya melatihnya dianggap sangat mirip dengan Shin Tae-yong yang sukses membentuk karakter baru Timnas Garuda.

Hallgrimsson dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan pragmatis dan disiplin tinggi. Ia lebih mengutamakan efektivitas serangan daripada sekadar menguasai bola.

Pendekatan ini terlihat jelas saat menukangi Islandia di Euro 2016. Kala itu, Islandia menyingkirkan Inggris dengan penguasaan bola hanya 36 persen, namun tampil sangat efisien di depan gawang.

Gaya serangan balik cepat menjadi ciri khas Hallgrimsson di setiap tim yang ia tangani. Ia memanfaatkan kecepatan pemain sayap dan penyerang untuk menusuk pertahanan lawan dalam situasi transisi.

Karakter permainan semacam ini dinilai cocok dengan profil pemain Indonesia. Skuad Garuda dikenal memiliki pemain yang cepat, eksplosif, dan mampu bergerak lincah dalam ruang sempit.

Hallgrimsson paham betul bagaimana membentuk tim yang solid meski tidak memiliki banyak pemain bintang. Ia lebih fokus pada kekompakan, kedisiplinan posisi, dan efisiensi dalam menyelesaikan peluang.

Prinsip itu pula yang membuat Islandia tampil mengejutkan di ajang besar seperti Euro 2016 dan Piala Dunia 2018. Dalam dua turnamen tersebut, Islandia tampil tanpa rasa takut menghadapi tim-tim besar Eropa.

Selain mengandalkan serangan balik, Hallgrimsson juga dikenal piawai memanfaatkan situasi bola mati. Lemparan jauh, tendangan bebas, dan sepak pojok menjadi senjata andalannya untuk mencetak gol.

Skema tersebut terbukti efektif saat Islandia menahan imbang Portugal dan mengalahkan Inggris. Ia mampu menciptakan variasi bola mati yang sulit ditebak dan dijalankan secara konsisten.

Bagi tim seperti Indonesia yang masih berproses dalam aspek taktik, pendekatan ini bisa menjadi solusi realistis. Gaya bermain disiplin dan efisien terbukti ampuh melawan tim-tim dengan penguasaan bola tinggi.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore