Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Januari 2026, 01.20 WIB

Bruno Tubarao Emosi, Injak Beckham dan Kartu Merah Lawan Persib

Bek Persija Bruno Tubarao (kiri) saat berduel dengan Thom Haye dalam duel Persib vs Persija. (Dok. Persib)

JawaPos.com–Kartu merah Bruno Tubarao menghiasi kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung. Insiden ini terasa ironi karena bek kanan asal Brasil itu sebelumnya mengingatkan pemain Macan Kemayoran untuk hati-hati dan menjaga emosi agar tidak merugikan tim.

Persija Jakarta baru saja menelan kekalahan saat melawan Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Macan Kemayoran dipaksa bertekuk lutut oleh tuan rumah Pangeran Biru dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung, pada Minggu (11/1).

Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga yang juga disebut Derbi Indonesia itu dicetak Beckham Putra Nugraha pada awal babak pertama. Dia mencatatkan namanya di papan skor saat laga belum berjalan lima menit.

Etam, sapaan akrab Beckham Putra, mencetak gol usai memanfaatkan kesalahan Van Basty Sousa yang gagal menyapu bola hasil umpan Berguinho dari sisi kanan penyerangan.

 Setelah gol itu, Persija sebenarnya berupaya keras mencetak gol penyama kedudukan. Namun pada babak kedua, Bruno Tubarao justru melakukan tindakan yang sangat merugikan tim.

Tepatnya pada menit ke-53, Bruno Tubarao harus menerima kartu merah dari wasit Ko Hyung-Jin. Pemain berusia 30 tahun itu diusir pengadil lapangan asal Korea Selatan tersebut setelah kedapatan menginjak tangan Beckham Putra Nugraha.

Aksi Tubarao itu sangat tidak perlu. Meski sebelum insiden sempat terlibat duel dengan Beckham Putra, tapi pelanggarannya termasuk ringan dan tak dapat kartu kuning. Tapi gerakan tambahannya membuat dia dapat kartu merah.

Hukuman yang didapat Bruno Tubarao ini sangat merugikan Persija Jakarta. Sebab Macan Kemayoran harus bermain dengan 10 pemain dalam pertandingan yang masih tersisa lebih dari 35 menit.

Ironisnya, Bruno Tubarao sebenarnya sempat menyinggung soal tensi tinggi pertandingan sarat rivalitas seperti Persib vs Persija, yang kerap disebut El Clasico Indonesia.

Tubarao selama ini berkarir di Brasil pernah terlibat dalam pertandingan derbi saat memperkuat Ceara SC pada 2025. Saat itu timnya punya rivalitas tinggi dengan Fortaleza, yang disebut sebagai Classico Rei.

 "Jadi saya pernah terlibat dalam pertandingan seperti ini (Persib vs Persija) di Brasil. Pertandingan Fortaleza lawan Ceara. Tapi saya tahu bagaimana besarnya derbi ini seperti Vasco lawan Flamengo di Brasil," kata Bruno Tubarao dalam sesi jumpa pers pralaga, Sabtu (10/1). 

"Jadi pasti dalam setiap laga derbi itu tidak mudah, kami harus fokus total, tapi kami datang ke sana untuk bermain, kami juga harus mengontrol emosi dengan baik agar bisa menyelesaikan laga dengan 11 pemain," tambah dia.

Kartu merah Bruno Tubarao pun membuktikan bahwa tensi pertandingan debri tak bisa diduga. Pemain yang sejak awal sudah mewanti-wanti soal emosi, justru jadi sosok yang terpancing dan merugikan tim.

Hukuman ini membuat Bruno Tubarao dipastikan absen pada laga berikutnya. Dia tak bisa tampil pada laga pekan ke-18 Super League 2025/2026 saat Persija menghadapi Madura United FC pada 23 Januari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore