David da Silva siap bawa Malut United jungkalkan Persbeaya Surabaya. (Malut United)
JawaPos.com - Di usia 36 tahun, bomber Malut United, David da Silva, masih gacor. Total, dia sudah mengemas 7 gol dan 3 assist dari 16 laga musim ini. Lantas, apa rahasia performa apiknya? Berikut kutipan wawancara David dengan Jawa Pos.
Di usia saat ini, penampilan kamu masih seperti pemain muda. Apa rahasianya?
Kuncinya mudah. Saya harus terus bekerja keras dalam setiap pekerjaan. Saya juga harus merasa nyaman di rumah, sehingga saya bisa enjoy saat bekerja. Saya rasa hal itu sangat membantu.
Untuk menjaga kebugaran, berapa jam kamu istirahat dalam sehari?
Saya tidur antara 8-10 jam per hari. Saya mulai tidur pukul 21.30, kemudian bangun pukul 07.00. Kadang, saya juga menyempatkan tidur siang, terutama setelah selesai latihan. Saya setidaknya harus tidur selama satu jam.
Jadi, berapa lama lagi kamu akan tetap bermain?
Saya merasa seperti Cristiano Ronaldo. Saya merasa masih berumur 29 tahun. Jadi, saya mungkin masih bisa bermain untuk sepuluh tahun ke depan. Siapa yang tahu? Yang jelas, saya merasa sangat kuat dan sangat baik. Selama saya masih bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik, saya akan tetap bermain. Apalagi, saya sangat cinta dengan sepak bola.
Apakah ke depan kamu akan tetap bermain di Indonesia atau ingin mencoba bermain di negara lain (lagi)?
Bertahan, bertahan. Saya ingin di sini (Indonesia). Saya bahkan ingin dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia. Dan sekarang, semuanya sedang dalam proses.
Jadi, proses naturalisasi sedang berlangsung. Kenapa kamu ingin menjadi Warga Negara Indonesia?
Saya ingin menjadi bagian dari Indonesia. Apalagi, Indonesia adalah rumah saya. Saya merasa sangat nyaman di sini. Banyak klub luar negeri yang sebenarnya ingin merekrut saya, tetapi saya merasa bahagia di sini. Anak-anak saya juga. Mereka bahkan sudah bisa berbicara bahasa Indonesia.Lebih lancar daripada saya hahaha
Apa yang membuatmu enjoy di Indonesia?
Suasananya sangat nyaman, orang-orangnya juga ramah. Nuansanya hampir mirip dengan Brasil. Jadi, saya merasa seperti di rumah sendiri. Andai saya bisa membawa semua anggota keluarga saya ke sini (Indonesia), pasti sudah saya lakukan.
Jadi, jika resmi menjadi Warga Negara Indonesia, kamu ingin tinggal di kota mana?
