Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Februari 2026, 04.32 WIB

Transformasi Posisi Jordi Amat dari Bek ke Gelandang Bertahan Berbuah Man of the Match

Jordi Amat menunjukkan performa apik meski bermain bukan di posisi aslinya saat membantu Persija menang atas Bali United FC. (Dok. Persija) - Image

Jordi Amat menunjukkan performa apik meski bermain bukan di posisi aslinya saat membantu Persija menang atas Bali United FC. (Dok. Persija)

JawaPos.com-Jordi Amat tampil mengejutkan saat membawa Persija Jakarta meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (15/2/2026).

Bukan hanya karena hasil akhir, tetapi juga karena perubahan peran yang ia jalani sepanjang laga.

Biasanya dikenal sebagai bek tengah yang tangguh, Jordi kali ini diplot sebagai gelandang bertahan. Keputusan tersebut terbukti tepat. Ia menjelma menjadi sosok sentral di lini tengah, menjaga keseimbangan permainan sekaligus memastikan transisi bertahan dan menyerang berjalan rapi.

Sepanjang pertandingan, pemain berusia 33 tahun itu tampil disiplin. Ia aktif memotong aliran bola lawan, memenangkan duel-duel penting, serta membantu membangun serangan dari lini kedua.

Perannya sangat terasa dalam menjaga keunggulan tipis Macan Kemayoran hingga peluit akhir berbunyi.

Tak heran jika namanya kemudian diumumkan sebagai Man of the Match. Namun, Jordi mengaku tak menyangka bisa menerima penghargaan tersebut.

Ia menilai kemenangan ini adalah hasil kerja kolektif seluruh tim yang tampil solid sejak menit pertama.

“Saya sangat bahagia untuk momen ini. Saya harus bilang bahwa saya tidak menyangka hal ini. Tapi ya, bangga bisa meraih kemenangan. Terima kasih untuk semua rekan setim saya, juga untuk semua pendukung yang datang,” ujar Jordi usai laga dikutip dari persija.id.

Momen ini terasa semakin spesial karena ia meraihnya saat bermain di luar posisi aslinya. Dengan nada bercanda, Jordi bahkan menyebut mungkin saja ia perlu mempertimbangkan pergantian posisi secara permanen.

“Gila rasanya bisa memenangkan penghargaan Man of the Match bermain sebagai gelandang. Tapi mungkin saya harus ganti posisi. Jadi, sangat bahagia, sangat senang bisa membantu dan semoga masih banyak lagi yang akan datang,” tuturnya.

Lebih jauh, Jordi menegaskan bahwa tiga poin dari Gianyar bukanlah hasil instan. Ia menyebut kemenangan ini lahir dari kerja keras panjang selama masa persiapan, termasuk sesi latihan intensif dan analisis pertandingan.

Menurutnya, tim pantas menikmati hasil tersebut, meski jadwal berat sudah menanti di depan.

Dengan performa seperti ini, transformasi posisi Jordi Amat bisa menjadi opsi menarik bagi Persija dalam menghadapi laga-laga krusial berikutnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore