Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Desember 2025, 05.52 WIB

Gagasan Ali Kuncoro Menghubungkan Olahraga, UMKM, dan Generasi Muda Lewat Teknologi

Ali Kuncoro meraih gelar doktor. (Istimewa) - Image

Ali Kuncoro meraih gelar doktor. (Istimewa)

JawaPos.com-Ruang sidang terbuka Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya terasa lebih hening dari biasanya. Rabu (24/12), pukul 13.00, puluhan pasang mata tertuju pada satu sosok. Mohammad Ali Kuncoro.

Dengan tenang, Ali akrab sapaannya memaparkan hasil riset panjang yang menandai puncak perjalanan akademiknya. Sidang Ujian Terbuka Disertasi tersebut sekadar seremoni akademik. Melainkan  pertemuan antara praktik birokrasi, dunia olahraga, dan gagasan transformasi sosial berbasis teknologi. 

Ali yang saat ini menjabat sebagai sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur itu resmi meraih gelar Doktor dengan nilai 95 atau predikat cumlaude. Disertasinya berjudul Model Strategi Sport Entertainment MAK Berbasis Teknologi dan Keberlanjutan: Pendekatan Inovatif Untuk Pemberdayaan UMKM dan Keterlibatan Generasi Muda.

Dalam ujian terbuka itu, Ali didampingi dua promotor, yakni Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes dan Co-Promotor Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes. Sedangkan pengujinya, antara lain ketua  Dr. Irmantara Subagio, M.Kes, sekertaris Dr. Agus Hariyanto, M.Kes  serta anggota Dr. Suko Widodo, M.Si, Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E, M.Si, Prof. Dr. Or. Gigih Siantoro, M.Pd, dan Dr. Achmad Widodo, M.Kes.

Dalam paparannya, Ali tidak sekadar menjelaskan temuan akademik, namun menautkannya dengan pengalaman panjang di ruang-ruang kebijakan publik. Pria 48 tahun itu menguraikan bagaimana sport entertainmen yang selama ini kerap dipahami sebatas hiburan atau event olahraga dapat dikembangkan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan ruang partisipasi generasi muda.

"Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur saya telah melalui ujian terbuka disertasi S3. Ini adalah fase penting dalam perjalanan akademik yang saya tempuh dengan doa, kesabaran, dan dukungan banyak pihak," kata  Ali Kuncoro

Menurut dia, karya ilmiahnya tidak hanya relevan bagi para penggiat olahraga dan kepala dinas olahraga di kabupaten/kota. Namun dapat diadaptasi untuk berbagai kegiatan lain. 

Ali Kuncoro menjelaskan, konsep utama disertasinya berangkat dari pemanfaatan transformasi digital dalam pengembangan sport entertainment melalui model MAK. Mobilisasi, Aksi, dan Kolaborasi.

Model itu dirancang untuk mendorong keterlibatan pelaku olahraga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Keterlibatan UMKM menjadi elemen kunci.

Setiap kegiatan sport entertainment yang dirancang dengan pendekatan digital membuka ruang partisipasi pelaku usaha kecil. Mulai dari kuliner, merchandise, hingga jasa pendukung acara.

Dampaknya tidak hanya bersifat jangka pendek, namun berpotensi mendorong peningkatan pendapatan per kapita. Selain itu pertumbuhan ekonomi daerah.

"Ketika UMKM semakin banyak terlibat, maka roda ekonomi bergerak. Di situlah sport entertainment tidak lagi hanya soal tontonan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan,” ujar Ali.

Menurut Mantan Ajudan Bupati Mojokerto Ahmadi itu model MAK yang dikembangkannya dapat diadaptasi untuk berbagai sektor. Termasuk lingkungan birokrasi tempatnya bekerja.

Di Sekretariat DPRD Jawa Timur, misalnya. pendekatan mobilisasi, aksi, dan kolaborasi dinilai relevan untuk membangun keterlibatan publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan.

"Saya sudah memformulasikan model ini untuk kegiatan di Sekretariat DPRD Jawa Timur. Harapan saya, disertasi ini memberi nilai guna dan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk kemajuan dunia olahraga di Jawa Timur maupun Indonesia,” terang Ali.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore