Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 April 2026, 18.37 WIB

Apa Itu IGRS? Sistem Rating Game Indonesia yang Mendadak Viral dan Tuai Pro-Kontra di Kalangan Gamer

Ilustrasi rating game di platform distribusi game, Steam. (Istimewa) - Image

Ilustrasi rating game di platform distribusi game, Steam. (Istimewa)

JawaPos.com - IGRS tiba-tiba menjadi sorotan di tengah ramainya perdebatan gamer di media sosial.

Banyak yang baru mengenalnya istilah ini, namun langsung mempertanyakan dampaknya terhadap industri game di Indonesia.

Lantas, sebenarnya apa itu IGRS dan mengapa sistem ini jadi kontroversial?

Indonesia Game Rating System (IGRS) adalah sistem klasifikasi usia untuk video game yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Tujuan utamanya diklaim untuk memberikan panduan kepada pemain, terutama orang tua, agar dapat memahami apakah suatu game cocok dimainkan berdasarkan usia.

Mengutip laman resminya, IGRS membagi game ke dalam beberapa kategori:

- IGRS 3+: untuk semua umur (label hijau)
- IGRS 7+: anak usia 7 tahun ke atas (label hijau)
- IGRS 13+: remaja awal (label biru)
- IGRS 15+: remaja (label biru)
- IGRS 18+: dewasa (label merah)

Selain itu, ada juga label khusus Refused Classification (RC) untuk game yang dianggap tidak layak beredar di Indonesia karena melanggar aturan hukum atau norma tertentu.

Landasan Hukum dan Kewajiban

Penerapan IGRS bukan sekadar imbauan. Sistem ini memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 2 Tahun 2024.

Artinya, mulai 2026, semua game yang beredar di Indonesia wajib memiliki klasifikasi IGRS, baik game lokal maupun internasional.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore