Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Oktober 2025, 17.03 WIB

Ratusan Penerima Bansos Asal Bondowoso Batal Terima Bantuan Gara-Gara Terindikasi Main Judi Online

Ilustrasi beras bansos yang siap disalurkan olerh Bapanas kepada keluarga penerima manfaat (KPM). (Istimewa). - Image

Ilustrasi beras bansos yang siap disalurkan olerh Bapanas kepada keluarga penerima manfaat (KPM). (Istimewa).

JawaPos.com - Judi online alias judol benar-benar bikin buntung. Ratusan penerima bantuan sosial (bansos) asal Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) batal menerima bantuan karena teridentifikasi main judol. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 648 penerima bansos.

Dikutip dari Radar Jember pada Rabu (8/10), akun milik ratusan penerima bansos itu dinonaktifkan, setelah Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan pemadanan data penerima bansos kategori 1-5. 

Hasilnya, sejumlah rekening penerima bansos di Bondowoso teridentifikasi pernah melakukan transaksi yang diduga terkait dengan aktivitas judol.

Data transaksi itu diperoleh Kemensos dari PPATK. Sehingga langkah tegas langsung diambil dengan menonaktifkan akun pemilik rekening tersebut. 

”Di Bondowoso ada 648 data yang kami terima,” terang Kabid Perlindungan dan Pemberdayaan Sosial Dinsos P3AKB Bondowoso Jeny Ekliningtyas.

Menurut Jeny, sistem penonaktifan bekerja secara otomatis. Dia menyebut, bila dalam satu Kartu Keluarga ada satu saja yang terdeteksi menggunakan rekening untuk transaksi judol, maka bansos untuk keluarga tersebut dihentikan sementara waktu. 

Dia menyatakan bahwa program yang terdampak tidak main-main. Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) hingga bantuan sembako.

Karena itu, para penerima bansos wajib memastikan tidak ada satu pun anggota keluarganya yang main judol. Juga jangan sembarangan meminjamkan identitas diri.

”Bisa saja KTP atau KK mereka dipinjam orang lain,” kata Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso Anisatul Hamidah.

Untuk itu, Dinsos P3AKB Bondowoso membuka ruang klarifikasi. Sejumlah penerima bansos pun sudah datang membawa bukti untuk mengajukan keberatan karena akunnya dinonaktifkan sehingga bansos yang seharusnya mereka terima tidak masuk. 

”Kami bukan langsung menuduh yang bersangkutan main judol. Itu tidak, tapi terindikasi,” tegasnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore