Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Oktober 2025, 22.38 WIB

Miris, Anak Perempuan 11 Tahun di Banggai Sulteng Dijual Rp 20 Ribu, jadi Korban Eksploitasi Asusila Ayah dan Ibu Kandung

Ilustrasi anak yang jadi korban eksploitasi asusila. (Freepik) - Image

Ilustrasi anak yang jadi korban eksploitasi asusila. (Freepik)

JawaPos.com - Seorang anak perempuan berusia 11 tahun di Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah, menjadi korban eksploitasi Asusila oleh ayah dan kakak kandungnya sendiri. Bahkan, sang ayah mengancam akan membunuh korban jika berani melapor.

Kasat Reskrim Polres Bangkep, AKP Anton S. Mowala, menjelaskan, kekerasan ini baru terbongkar lantaran korban akhirnya berani buka suara dengan mengadukan kondisinya kepada guru wali kelas. 

Awalnya, sang korban mengeluh tak mengalami menstruasi selama dua bulan yang akhirnya membuat wali kelas mencari bantuan. 

"Korban takut memberi keterangan karena ancaman dari ayahnya yang disebut akan membunuh jika kasus ini terkuak," ujar Anton seperti dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group)

Berdasarkan pengakuan korban, dirinya juga menjadi korban rudapaksa oleh pacarnya sendiri saat masih duduk di bangku SMP.

Parahnya lagi, ibu kandung korban juga menjual korban dengan tarif sangat murah. Yakni Rp 20 ribu hingga 50 ribu untuk eksploitasi asusila anaknya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan delapan tersangka, termasuk ayah, ibu, dan kakak korban, yang kini tengah menjalani pemeriksaan.

Kasus ini pun menegaskan kembali akan minimnya perlindungan bagi anak-anak, serta betapa pentingnya peran guru dan lingkungan sekolah sebagai tempat aman dan pengaduan bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore