Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Oktober 2025, 03.27 WIB

Mahasiswa UMPRI Diberikan Pengalaman Riil di Dunia Usaha, Diharapkan Bisa Buka Lapangan Kerja

Workshop Camilan Sehat Olahan Ikan berupa nugget dan dimsum, di Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Lampung,  Sabtu (18/10/2025). (Istimewa) - Image

Workshop Camilan Sehat Olahan Ikan berupa nugget dan dimsum, di Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Lampung, Sabtu (18/10/2025). (Istimewa)

JawaPos.com - Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) dan Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Lampung, menggelar Workshop Camilan Sehat Olahan Ikan berupa nugget dan dimsum, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta mahasiswa.

Bertempat di Kampus UMPRI, Jalan KH Ahmad Dahlan, Pringsewu, kegiatan ini bertujuan membuka peluang usaha rumahan berbasis olahan ikan lokal. Peserta dibekali keterampilan membuat nugget dan dimsum yang siap jual, disertai pelatihan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pemasaran digital.

Dekan Fakultas Syariah dan Fakultas Komputer UMPRI, Dr. Rimanto, menyambut baik pelaksanaan kegiatan. Ia menilai workshop ini dapat menjembatani dunia akademik dan praktik lapangan.

“Kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman riil di dunia usaha. Harapannya, keterampilan wirausaha yang mereka pelajari bisa langsung diterapkan, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan pelaku UMKM,” kata Rimanto.

Sementara itu, Pendiri YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan inisiatif ini lahir dari semangat kesetaraan dan kolaborasi. 

“Kami membangun YIS dengan tujuan memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang dalam bekerja, berkontribusi, dan memperoleh pendidikan. Workshop ini adalah salah satu cara kami mewujudkan hal itu,” ujar Sandiaga Uno.

Menurut Sandiaga Uno, pelatihan kuliner dipilih karena relatif terjangkau, mudah dipraktikkan, dan cepat memberikan hasil ekonomi.

“Kelas memasak seperti ini tidak hanya mengangkat cita rasa lokal, tetapi juga memperkuat jejaring UMKM melalui kolaborasi. Bukan semata mencari keuntungan, tetapi juga membangun silaturahmi dan saling menguatkan,” katanya.

Peserta juga diperkenalkan pada penggunaan teknologi seperti AI/ChatGPT untuk mendukung pemasaran produk.

Mereka belajar menulis caption, menyusun materi promosi, hingga membuat konten digital untuk membuka pemesanan (open order) secara daring.

Sedangkan Ketua GAN, Evie Sofia, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan YIS dan UMPRI.

“Peserta datang dengan semangat belajar dan ingin menjadi perempuan yang mandiri secara ekonomi. Kami fokus pada camilan sehat dari ikan dan sayuran dengan memanfaatkan potensi lokal, khususnya di wilayah Pringsewu Selatan,” ujarnya.

Evie menambahkan, program ini juga didasarkan pada temuan riset inkubasi bisnis mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), yang menunjukkan perlunya pendistribusian ikan secara merata di kawasan tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore