
Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali, Calista Amore Manurung menyampaikan permintaan maaf terbuka atas komentar terkait kematian Timothy Anugerah Saputra. (Istimewa)
JawaPos.com - Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) Bali, Calista Amore Manurung akhirnya muncul ke publik. Ia meminta maaf secara terbuka atas komentar yang dinilai tidak berempati terkait kematian Timothy Anugerah Saputra.
Calista mengaku menyesal telah menuliskan komentar “Ga berasa lt 2 mah” dalam sebuah grup whatsapp, setelah muncul kabar meninggalnya Timothy yang diduga bunuh diri.
"Selamat pagi semuanya. Perkenalkan, saya Calista Amore Manurung, mahasiswi Kedokteran Universitas Udayana, yang ada dalam screenshot chat yang sempat menjadi perbincangan beberapa waktu terakhir ini. Pertama-tama, saya ingin menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Almarhum Timothy," ujar Calista melalui instagram pribadinya, dikutip JawaPos.com Selasa (21/10).
Dia juga menyampaikan permohonan maaf dan doa bagi keluarga korban. Calista menyadari tindakannya telah melukai banyak pihak.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang tidak berkenan atas perkataan dalam chat saya. Saya menyadari bahwa tindakan nir empati yang saya lakukan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun," katanya.
Calista menegaskan bahwa ia sangat menyesal atas perkataannya di grup chat mahasiswa yang kini viral di media sosial. Ia mengaku menjadikan kejadian itu sebagai pelajaran besar.
"Saya sungguh menyesal dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran besar dalam hidup saya untuk lebih berhati-hati dan bersikap, lebih peka terhadap perasaan orang lain dan lebih bertanggung jawab atas setiap kata yang saya ucapkan," katanya.
Tak hanya itu, Calista kembali menyampaikan permintaan maaf langsung kepada keluarga Almarhum Timothy.
"Kepada keluarga Almarhum Timothy, saya mohon maaf dengan sepenuh hati. Saya juga berterima kasih kepada pihak kampus, rumah sakit, rekan-rekan, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan teguran serta pengingat bagi saya," tuturnya.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperbaiki diri.
"Saya akan menjadikannya sebagai dorongan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan permintaan maaf ini," imbuhnya.
Nama Calista mencuat setelah tangkapan layar percakapan grup chat mahasiswa Unud beredar luas di media sosial. Dalam chat tersebut, Calista menuliskan komentar “Ga berasa lt 2 mah” setelah muncul kabar meninggalnya Timothy.
Komentar itu langsung menuai kecaman publik, karena dianggap tidak berperasaan terhadap duka yang tengah dialami keluarga korban.
Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Dewi Pascarini, mengonfirmasi bahwa pihak kampus sudah menindaklanjuti kasus ini.
"Fakultas telah memanggil pelaku pemberian ucapan nir empati tersebut dan merekomendasikan pemberian nilai tidak baik untuk kemampuan soft skill. Namun itu belum sanksi akhir, keputusan akan ditetapkan rektor berdasarkan rekomendasi Satgas," kata Dewi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
