Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 19.55 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pasar Jagasatru Cirebon Pastikan Harga Pangan Stabil

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Pasar Jagasatru di Kota Cirebon, Jumat (24/10). (Fathnur Rohman/Antara) - Image

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Pasar Jagasatru di Kota Cirebon, Jumat (24/10). (Fathnur Rohman/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota Cirebon menyebutkan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka telah meninjau kondisi Pasar Induk Jagasatru. Peninjauan untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di wilayah tersebut.

”Kegiatan hari ini merupakan agenda pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan di daerah menjelang akhir tahun,” kata Kepala Dinas UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon Iing Daiman seperti dilansir dari Antara di Cirebon, Jumat (24/10).

Dia menjelaskan, dalam kunjungan itu, Wapres menyempatkan diri untuk melihat sejumlah lapak pedagang dan berdialog langsung mengenai perkembangan harga kebutuhan pokok seperti beras serta bawang. Pada kesempatan tersebut, Wapres turut berbelanja 2 kg tauge dan bawang putih sebagai bentuk dukungan terhadap pedagang di pasar tradisional tersebut.

”Pedagang sangat mengapresiasi kunjungan Wapres, karena beliau peduli terhadap kondisi pedagang serta pasokan kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Iing Daiman.

Iing menuturkan secara umum harga bahan pokok di Kota Cirebon, masih relatif stabil meski beberapa komoditas mengalami kenaikan terbatas. Komoditas yang mengalami kenaikan yakni daging ayam dengan harga mencapai sekitar Rp 36.000 per kg.

Kendati demikian, kata dia, Wapres berpesan agar pemerintah daerah tetap menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan. Wapres juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga.

”Wapres menyampaikan bahwa fluktuasi harga di pasar merupakan hal wajar. Namun secara keseluruhan, harga di Cirebon masih terkendali,” tutur Iing Daiman.

Sebagai langkah antisipasi, kata dia, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah pengendalian, termasuk pelaksanaan operasi pasar murah dan pemantauan harga harian di pasar tradisional.

”Kalau kenaikan harga masih wajar, kami biarkan mekanisme pasar berjalan. Tapi jika berlangsung lama dan tinggi, kami pasti menggelar operasi pasar murah,” ucap Iing Daiman.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore