Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 November 2025, 20.44 WIB

Anggota DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso Sebut Guru Butuh Peningkatan Kompetensi di Era Digital

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso. (Istimewa) - Image

Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso. (Istimewa)

JawaPos.com–Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Cahyo Harjo Prakoso menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tenaga pendidik pada momentum Hari Guru. Peran guru tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

Dia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru di era digital. Kualitas pendidikan bergantung pada kualitas guru yang berdiri di garda terdepan proses pembelajaran. Dedikasi guru menjadi fondasi utama kemajuan bangsa.

”Guru harus mampu berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan melek literasi digital agar siap membentuk generasi masa depan,” kata Cahyo Harjo Prakoso seperti dilansir dari Antara di Surabaya.

Menurut dia, guru di era digital membutuhkan keterampilan baru untuk menghadapi perubahan zaman. Guru diharapkan tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, literasi digital, serta mampu menangani administrasi pembelajaran.

Menurut dia, peran guru tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Dedikasi guru menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Cahyo juga menyoroti beban administrasi yang masih ditanggung guru sehingga mengurangi fokus mereka pada proses belajar mengajar. Dia mendorong kehadiran tenaga administrasi khusus di sekolah untuk menyelesaikan keterbatasan fiskal pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tersebut dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, dia menegaskan penghormatan terhadap profesi guru harus diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang menguatkan kesejahteraan dan kompetensi pendidik. Momentum Hari Guru disebutnya menjadi pengingat komitmen bersama memperkuat masa depan pendidikan Jawa Timur.

”Apresiasi kita kepada guru, tenaga pendidik kita, karena mereka adalah bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional,” ujar Politikus yang juga Ketua DPC Gerindra Surabaya.

Cahyo menyampaikan bahwa guru tetap mengabdi dalam tantangan perkembangan zaman, dinamika sosial, hingga kebutuhan menjaga lingkungan belajar yang sehat. Dia menilai komitmen guru tetap kuat meski kesejahteraan sebagian tenaga pendidik belum merata.

”Mereka tetap bekerja dengan ikhlas dan tulus untuk mencerdaskan generasi muda kita,” kata alumnus FH Universitas Airlangga Surabaya ini.

Optimisme terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur disebut terus terbangun selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Cahyo menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap peningkatan kesejahteraan guru semakin tampak.

”Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah provinsi dan pemerintah kota terus memperhatikan peningkatan kualitas pendidikan kita, khususnya kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru,” tegas Cahyo.

Cahyo menjelaskan, BPOPP (Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan) menjadi salah satu instrumen penting Pemprov Jatim untuk menunjang pendidikan. BPOPP digunakan untuk mendukung operasional satuan pendidikan sekaligus membantu pembayaran honor guru yang belum berstatus ASN, sehingga sekolah tidak terbebani untuk mencari sumber gaji tambahan.

”BPOPP digunakan bukan hanya untuk operasional pendidikan, tetapi juga untuk gaji guru-guru honorer kita,” jelas Cahyo.

Cahyo juga mengapresiasi adanya bantuan sosial dan tunjangan guru honorer dari pemerintah pusat yang dinilai dapat mengurangi beban ekonomi tenaga pendidik. Keberlanjutan program tersebut akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore