Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 18.18 WIB

Viral Siswa SD Batununggal Ngemper di Jalan Akibat Batal Sambut Kedatangan Walkot Bandung Farhan

Viral di media sosial para siswa SDN 117 Batununggal Bandung mengemper di jalanan usai menunggu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Jabodetabek24info) - Image

Viral di media sosial para siswa SDN 117 Batununggal Bandung mengemper di jalanan usai menunggu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Jabodetabek24info)

JawaPos.com - Viral di media sosial para siswa SDN 117 Batununggal Bandung mengemper di jalanan usai menunggu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang dinarasikan batal mengunjungi sekolah tersebut. Para siswa menunggu hingga lima jam sejak pukul 09.00-13.00 WIB. 

Dalam video yang beredar, para siswa SD itu mengemper di pinggir jalan karena lelah berdiri. Sementara guru-guru juga tampak hilir mudik di jalanan tersebut. 

Menurut keterangan unggahan di media sosial, Farhan disebut berencana mengunjungi SD Batununggal untuk meninjau program urban farming yang ada di depan sekolah tersebut.  Hanya saja, yang ditunggu pun tak kunjung tiba. 

Pengerahan anak sekolah untuk menyambut kedatangan para pejabat biasa dilakukan sejak lama, termasuk masif dilakukan di zaman kepemimpinan Presiden kedua Soeharto.

Belakangan, banyak kritik atas kebiasaan ini. Banyak orang beranggapan bahwa anak-anak tak seharusnya dikerahkan untuk menyambut pejabat hingga meninggalkan proses belajarnya.

Sehingga, belakangan pun Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar anak-anak tak lagi dikerahkan untuk menyambutnya dalam kegiatan apapun. Ia meminta anak-anak untuk tetap melanjutkan proses belajar seperti biasa di sekolah.

"Terima kasih saya disambut oleh rakyat dan banyak anak-anak sekolah. Saya terkesan, tapi saya kasihan juga mereka berdiri lama di panas," ujar Presiden Prabowo pada Rabu (19/11) lalu.

Mengambil langkah konkret, Presiden meminta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk segera mengirimkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah. Surat tersebut berisi imbauan agar para bupati dan wali kota tidak lagi mengerahkan siswa untuk berjejer di pinggir jalan menyambut kedatangan Presiden.

"Sehingga saya minta Sekretaris Kabinet nanti tolong dibuat surat ke semua Bupati, Wali Kota kalau seandainya saya kunjungan kerja. Mohon anak-anak sekolah tidak perlu nmeyambut saya di pinggir jalan. Biarlah mereka di sekolah masing-masing," tegasnya.

Keputusan presiden ini sudah seharusnya menjadi patokan untuk pejabat lain di bawahnya agar tak lagi mengerahkan siswa untuk menyambut pejabat ketika datang ke sekolah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore