Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 18.30 WIB

Presiden Prabowo Saja Tidak Mau Disambut Pelajar, Ini Malah Anak SD Disuruh Menunggu Sampai 5 Jam untuk Wali Kota Bandung, Farhan Sebut Miskomunikasi

Viral di media sosial para siswa SDN 117 Batununggal Bandung mengemper di jalanan usai menunggu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Jabodetabek24info) - Image

Viral di media sosial para siswa SDN 117 Batununggal Bandung mengemper di jalanan usai menunggu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Jabodetabek24info)

JawaPos.com - Viral di media sosial para siswa SDN 117 Batununggal Bandung mengemper di jalanan usai menunggu Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang dinarasikan batal mengunjungi sekolah tersebut. Padahal, Presiden Prabowo secara tegas mengimbau kepala daerah agar tidak lagi menugaskan siswa untuk menyambut kedatangannya.

Sebelumya, Presiden Prabowo mengimbau kepala daerah agar tidak lagi menugaskan siswa untuk menyambut kedatangannya saat melakukan kunjungan kerja. Ia menilai praktik menyambut pejabat negara di pinggir jalan, terutama oleh pelajar, tidak perlu dilanjutkan.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo ketika meresmikan Jembatan Kabanaran di Bantul, Jogjakarta, pada Rabu (19/11). Dalam kesempatan itu, ia meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengirim surat resmi kepada seluruh kepala daerah terkait imbauan tersebut.

“Saya minta Sekretaris Kabinet membuat surat ke bupati dan wali kota. Jika saya melakukan kunjungan kerja, tolong anak-anak sekolah tidak usah menyambut di pinggir jalan. Biarkan mereka tetap belajar di sekolah,” ucap Prabowo.

Prabowo menjelaskan, pelajar sebaiknya tetap beraktivitas seperti biasa, dan bila ingin mengikuti kegiatannya, dapat menyaksikan melalui media massa seperti televisi. Ia menegaskan, tidak ingin para siswa harus menunggu di bawah panas hanya untuk menyambut seorang pejabat negara. “Kalau saya datang tidak perlu anak-anak sekolah untuk dikerahkan," pungkasnya.

Anak SD Menunggu 5 Jam

Dalam video yang beredar, para siswa SD itu mengemper di pinggir jalan karena lelah berdiri. Sementara guru-guru juga tampak hilir mudik di jalanan tersebut. 

Menurut keterangan unggahan di media sosial, Farhan disebut berencana mengunjungi SD Batununggal untuk meninjau program urban farming yang ada di depan sekolah tersebut.  Hanya saja, yang ditunggu pun tak kunjung tiba. 

Pengerahan anak sekolah untuk menyambut kedatangan para pejabat biasa dilakukan sejak lama, termasuk masif dilakukan di zaman kepemimpinan Presiden kedua Soeharto.

Belakangan, banyak kritik atas kebiasaan ini. Banyak orang beranggapan bahwa anak-anak tak seharusnya dikerahkan untuk menyambut pejabat hingga meninggalkan proses belajarnya.

Wali Kota Sebut Miskomunikasi

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan tak pernah meminta para siswa menyambut kedatangannya dalam agenda kunjungan daerah. Hal itu sehubungan dengan viralnya para siswa SDN 117 Batununggal yang mengemper di jalanan karena menunggu kedatangan Farhan hingga lima jam.

"Kami pun tidak pernah memerintahkan pengerahan," ujarnya kepada wartawan, dikutip Kamis (27/11).

Ia juga mengaku kaget dengan pengerahan para siswa SD Batununggal untuk menyambutnya dan akan menyelidiki atas perintah siapa hal tersebut. 

"Saya akan menyelidiki dulu bagaimana miskomunikasi ini bisa terjadi," tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore