Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 20.06 WIB

Tak Cuma di Sumut, BNPB Juga Lakukan OMC untuk Atasi Bencana di Sumbar

Kondisi jalan Jambak-Lubuk Simantung, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatra Barat yang terdampak banjir, Rabu (26/11/2025). (BNPB) - Image

Kondisi jalan Jambak-Lubuk Simantung, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatra Barat yang terdampak banjir, Rabu (26/11/2025). (BNPB)

JawaPos.com - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanggulangan bencana oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak hanya dilakukan di Sumatera Utara (Sumut).

Langkah serupa diambil guna menanggulangi bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Setelah banjir, longsor, dan angin kencang berdampak ke 13 kabupaten dan kota di Sumbar. 

Sekretaris Utama BNPB Rustian menyampaikan bahwa instansinya akan melaksanakan OMC di Sumbar guna mencegah dampak bencana meluas. Menurut BNPB, bencana di Sumbar disebabkan cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di Sumatera. 

”Hampir seluruhnya sekarang ini hujan ekstrem yang mengakibatkan banjir dan longsor. Jadi, kami memiliki operasi modifikasi cuaca. Jika memang cuaca sangat ekstrem maka operasi modifikasi cuaca ini akan dilakukan untuk memindahkan turunnya hujan ke tempat lain,” kata Rustian pada Kamis (27/11). 

Saat ini, BNPB sudah memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman dan Pesisir Selatan.

Bantuan itu terdiri atas dukungan untuk mempercepat penanganan darurat, khususnya kebutuhan dasar yang diperlukan warga terdampak bencana.

Bantuan itu diberikan dalam bentuk 100 paket alat kebersihan, 30 paket hygiene kit, 150 paket family kit, makanan siap saji 200 paket, dan sembako 200 paket.

Selain itu, turut dikirimkan bantuan kasur lipat 100 unit, selimut 100 lembar, tenda keluarga 50 unit, dan sembako 200 paket. 

”Empat hari hujan berturut-turut dan hampir seluruh kabupaten-kota di Sumatera Barat terkena banjir dan longsor. Cuaca memang sangat ekstrem, sehingga menyebabkan banjir dan longsor. Itu mengakibatkan banyaknya warga yang mengungsi dan rusaknya infrastruktur,” terang Rustian. 

Berdasar data, BNPB mengungkapkan beberapa infrastruktur yang rusak. Yakni Jalan Jambak-Lubuk Simantung di Nagari Salibutan Korong Sakayan, Kecamatan Lubuk Alung.  

Badan jalan sepanjang 200 meter putus. Tidak hanya itu, beberapa jembatan putus dan beberapa sekolah hingga musala dan masjid rusak.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore