Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 November 2025, 23.08 WIB

Banjir Sumatera: InJourney Airports Pastikan Bandara di Aceh, Padang, dan Deli Serdang Tetap Beroperasi Normal

InJourney Airports memastikan bandara di Aceh dan Sumatera Barat tetap beroperasi normal meski terjadi bencana banjir. (Istimewa) - Image

InJourney Airports memastikan bandara di Aceh dan Sumatera Barat tetap beroperasi normal meski terjadi bencana banjir. (Istimewa)

JawaPos.com - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menyampaikan duka mendalam atas bencana yang terjadi di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara. 

InJourney Airports memastikan tiga bandara di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tetap beroperasi normal ditengah bencana banjir yang menerjang tiga daerah tersebut. 

PGS. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim menyebut, tiga bandara yang meliputi Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh, Bandara Minangkabau Padang di Sumatra Barat dan Bandara Kualanamu Deli Serdang di Sumatra Utara  tetap melayani perjalanan bagi masyarakat. 

"Tiga bandara tetap beroperasi normal melayani penerbangan dan perjalanan udara masyarakat," kata Arie Ahsanurrohim dalam keterangan resmi, Kamis (27/11). 

Ia memastikan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk siap mendukung serta melayani berbagai penerbangan termasuk terkait pemulihan pascabencana. 

"Bagi calon penumpang pesawat yang memiliki jadwal keberangkatan penerbangan melalui ketiga bandara tersebut diimbau untuk sudah tiba di bandara 2-3 jam sebelum keberangkatan," jelasnya. 

Sebelumnya, empat wilayah di Sumatera, mulai dari Padang, Aceh, Tapanuli Selatan, dan Sibolga, dikepung banjir dan longsor setelah diguyur hujan deras berhari-hari. Ribuan rumah terendam, puluhan ribu warga terdampak, hingga puluhan korban meninggal dunia. 

Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, mengatakan banjir kembali meluas pada Selasa (25/11) dini hari. “Puluhan ribu warga ikut terdampak,” ujar dia kepada wartawan. 

Data Pusdalops BPBD Kota Padang mencatat Kecamatan Koto Tangah sebagai wilayah paling parah dengan 20.983 jiwa terdampak. Selain itu, Aceh menjadi wilayah dengan sebaran terdampak paling luas. 

BPBA melaporkan banjir dan longsor terjadi di 9 kabupaten/kota, memengaruhi 14.235 KK/46.893 jiwa, dengan 455 KK/1.497 jiwa mengungsi sejak 18–26 November 2025. 

Sementara itu, cuaca ekstrem di berbagai wilayah Sumatera diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. BNPB dan BPBD daerah mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore