Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 23.34 WIB

Perbaiki Akses di Aceh, TNI AD Bangun Jembatan Bailey di Beberapa Titik Terdampak Bencana

Pasukan Zeni TNI AD memasang jembatan bailey di beberapa lokasi yang tersebar di wilayah Aceh. Tujuannya untuk memastikan akses jalan yang sempat putus terhubung kembali. (TNI AD) - Image

Pasukan Zeni TNI AD memasang jembatan bailey di beberapa lokasi yang tersebar di wilayah Aceh. Tujuannya untuk memastikan akses jalan yang sempat putus terhubung kembali. (TNI AD)

JawaPos.com - TNI AD membangun beberapa jembatan bailey untuk memulihkan akses jalan yang sempat terputus di Aceh. Para prajurit Angkatan Darat dari satuan zeni berusaha mempercepat pembangunan jembatan tersebut pada Jumat (5/12). Prioritasnya adalah menghubungkan kembali jalur yang dibutuhkan oleh masyarakat. 

Dikutip dari keterangan resmi yang disampaikan oleh Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad), banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh menyebabkan beberapa ruas jalan utama lumpuh. Akibatnya mobilitas masyarakat terganggu. Distribusi bantuan untuk korban terdampak bencana juga menjadi tersendat karena akses jalur terputus.

”Menyikapi hal itu, TNI AD mengerahkan personel dan perlengkapan zeni untuk memasang jembatan bailey di lokasi yang terdampak paling parah, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan BPBD,” ungkap Dispenad.

Saat ini pemasangan jembatan bailey dilaksanakan secara paralel di 4 titik strategis. Salah satunya di Kabupaten Bireuen, progres pemasangan Jembatan Teupin Reudeup di Peusangan Selatan, jalur alternatif penghubung Bireuen–Lhokseumawe, sudah mencapai 50 persen. Jembatan tersebut merupakan fasilitas penting yang sebelumnya terputus akibat banjir.

Kemudian Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli, Bireuen, yang berada di jalur utama Bireuen–Takengon, sudah lengkap. Kini pemasangan jembatan bailey di lokasi itu sudah memasuki tahap pemasangan struktur. Sementara itu, Jembatan Kutablang pada jalur vital Bireuen–Lhokseumawe, masih dalam proses pendorongan material dengan memanfaatkan inventaris darurat Zeni TNI AD.

”Tidak hanya di Bireuen, pembangunan jembatan darurat juga dilakukan di Jembatan Jeurata, jalur penghubung Pidie–Takengon. Material jembatan telah didorong ke titik pemasangan dengan dukungan alat berat dan personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga,” beber Dispenad. 

TNI AD menilai, keempat jembatan tersebut memiliki fungsi strategis bagi pergerakan masyarakat maupun distribusi bantuan ke wilayah yang masih terdampak banjir. Pemasangan jembatan bailey merupakan langkah cepat dan terukur untuk memulihkan akses jalan serta memastikan pergerakan logistik semakin lancar. 

”TNI AD juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses pemulihan berlangsung aman, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” bunyi keterangan itu. 

Pemasangan jembatan bailey dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel zeni, aparat kewilayahan, serta dukungan penuh pemerintah daerah. Selain memasang jembatan bailey, TNI AD juga terus memantau kondisi infrastruktur yang berpotensi terdampak banjir susulan dan menyiagakan satuan untuk merespons cepat jika terjadi kerusakan tambahan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore