Lembaga Amil Zakat (LAZ) Prozis Ibnu Abbas Klaten mengirim tim relawan dan ambulans untuk korban banjir Sumatera. (Istimewa)
JawaPos.com - Bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh terus berdatangan. Kali ini Lembaga Amil Zakat (LAZ) Prozis Ibnu Abbas Klaten mengirim tiga orang relawan dan satu unit ambulans menuju wilayah terdampak.
Petugas yang diberangkatkan terdiri dari satu orang pimpinan tim, satu tenaga kesehatan, dan satu relawan logistik yang akan fokus pada layanan mobile clinic serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Mereka berangkat melalui jalur darat menuju Sumatera.
Direktur LAZ Prozis Ibnu Abbas, Fajarul Falah mengatakan, kelompok wali santri hingga masyarakat Klaten memberikan perhatian besar kepada para korban bencana. Oleh karena itu, bantuan diberikan untuk membantu penanggulangan bencana.
“Relawan yang kami berangkatkan membawa amanah dan titipan donasi dari masyarakat. Insya Allah mereka akan memberikan layanan kesehatan keliling dan menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Sumatera,” ujar Fajarul dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12).
Tim relawan ini berangkar membawa bantuan awal berupa makanan siap saji dan obat-obatan untuk kebutuhan darurat para pengungsi. Mereka ditugaskan memberikan layanan kesehatan langsung ke titik-titik pengungsian, pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan, serta rujukan medis bila dibutuhkan.
Sedangkan satu unit ambulans yang dikirim diperuntukan mempercepat proses evakuasi korban. Termasuk mobilitas pengungsi yang membutuhkan layanan medis lanjutan.
Tim yang dikirim juga akan melakukan assesment dan pemetaaan kebutuhan layanan psikososial atau trauma healing para korban. Dengan begitu, bantuan lanjutan bisa diberikan tepat sasaran.
"Tim selanjutnya kita persiapkan untuk layanan psikososial atau trauma healing, kita akan mencoba melibatkan santri untuk bersama melakukan pelayanan kemanusiaan," jelasnya.
Selain membawa logistik dari Klaten, tim juga akan melakukan pembelanjaan tambahan kebutuhan di lokasi bencana. Langkah ini diambil untuk bukan hanya memenuhi kebutuhan warga yang terdampak, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi lokal yang ikut terpukul akibat bencana.
"Dengan melibatkan para pelaku usaha setempat—seperti warung, toko kecil, dan pemasok bahan makanan—diharapkan dampak kehadiran relawan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga memberi napas tambahan bagi pelaku ekonomi di daerah terdampak," tukasnya.
Sementara, Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Suciningsih menegaskan, misi kemanusiaan ini adalah bagian dari komitmen lembaga dalam merespons cepat berbagai bencana yang terjadi di tanah air.
“Kami ingin hadir bukan hanya dengan doa, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Semoga keberadaan tim relawan dan ambulans Prozis Ibnu Abbas dapat meringankan beban para korban banjir dan menjadi wasilah kebaikan bagi para muhsinin yang telah berpartisipasi,” ucapnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
