Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Desember 2025, 19.30 WIB

Kabupaten Bandung Resmi Masuk Masa Tanggap Darurat hingga 19 Desember Imbas Banjir-Longsor

Banjir bandang dilaporkan menerjang kawasan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (4/12). (TikTok @ariessttboys) - Image

Banjir bandang dilaporkan menerjang kawasan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (4/12). (TikTok @ariessttboys)

JawaPos.com - Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan wilayahnya masuk masa tanggap darurat setelah banjir dan longsor menerjang belasan kecamatan sejak Kamis, 4 Desember 2025.

Status ini diberlakukan untuk mempercepat penanganan darurat dan memastikan seluruh wilayah terdampak mendapat bantuan segera.

“Bupati menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Wilayah Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada Status Tanggap Darurat 6 Desember sampai dengan 19 Desember 2025,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, di Bandung, dikutip dari Antara, Minggu (7/12).

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Bupati Bandung Nomor 300.2.1/KEP.731-BPBD/2025 tentang penetapan status tanggap darurat. Langkah ini diambil menyusul dampak bencana yang meluas serta meningkatnya risiko akibat kondisi cuaca yang diperkirakan bakal memburuk.

BMKG Bandung telah memperkirakan cuaca ekstrem akan melanda wilayah Bandung Raya pada akhir pekan ini, mulai dari hujan intensitas sedang hingga sangat lebat. Kondisi tersebut menambah potensi terjadinya bencana susulan.

Sebelumnya, hujan deras sejak Kamis (4/12) sore hingga malam memicu banjir dan longsor yang melanda 14 kecamatan. BPBD mencatat longsor terjadi di Kecamatan Soreang, Cangkuang, Cimaung, Pasirjambu, Kertasari, Ciwidey, dan Arjasari.

Sementara banjir melanda sejumlah titik di Kecamatan Soreang, Bojongsoang, Banjaran, Dayeuhkolot, Margaasih, Katapang, Pameungpeuk, dan Baleendah.

Tim gabungan dari Pemkab Bandung, BPBD, kepolisian, dan unsur terkait lainnya masih terus melakukan evakuasi, membuka akses jalan, serta menangani dampak bencana di lokasi-lokasi terdampak. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada karena potensi hujan ekstrem masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore