Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Desember 2025, 19.47 WIB

Kronologi Lengkap Dua Peserta Siksorogo Lawu Ultra 2025 Meninggal Dunia, Pujo Buntoro dan Sigit Joko Terkapar

Event lari Siksorogo Lawu Ultra 2025 diwarnai kabar duka, dua peserta lari dilaporkan meninggal dunia, diduga karena serangan jantung. (Dokumentasi Radar Solo) - Image

Event lari Siksorogo Lawu Ultra 2025 diwarnai kabar duka, dua peserta lari dilaporkan meninggal dunia, diduga karena serangan jantung. (Dokumentasi Radar Solo)

JawaPos.com - Kabar duka datang dari kompetisi lari Siksorogo Lawu Ultra 2025 yang digelar di Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (7/12) pagi. Dua pesertanya dikabarkan meninggal dunia.

Kejadian pertama menimpa Pujo Buntoro, (55) sekitar pukul 10.17 di KM 8. Hampir bersamaan, peristiwa serupa juga terjadi pada peserta dengan nama Sigit Joko Purnomo (45) di WS 2, saat turun dari Bukit Mitis di KM 12.

Pujo Buntoro merupakan ASN Kementerian Agama yang bekerja di Solo, sekaligus suami dari Sri Asih Handayani, Kabag Perekonomian Setda Karanganyar.

Sementara itu, Sigit Joko Purnomo merupakan Kepala Biro Umum dan Hukum di Kementerian Pariwisata. 

Dewan Pembina Kegiatan Siksorogo Lawu Ultra 2025 Tony Harmoko mengungkapkan, dua peserta yang meninggal dunia diduga mengalami serangan jantung. 

“Iya, ada dua orang yang terkena serangan jantung," ujar Tony seperti dikutip dari Radar Solo (Jawa Pos Group), Senin (8/12).

Baik Sigit maupun Pujo sempat mendapatkan penanganan dan proses evakuasi oleh tim medis dan panitia. Namun, nyawa kedua peserta tak bisa diselamatkan.

Kronologi Kejadian 

Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Mulyadi, mengungkapkan bahwa laporan dua peserta yang meninggal dunia tersebut masuk sekitar pukul 11.30 WIB. Pada saat kejadian, cuaca di jalur perlombaan sedang diguyur hujan lebat.

Pertama-tama, Sigit Joko Purnomo ditemukan dengan kondisi tidak sadar di Bukit Cemoro Mitis, kilometer 12, sekitar pukul 10.44 WIB. Tim PMI bersama marshal pun bergegas melakukan pertolongan pertama. 

Hanya saja upaya penyelamatan tak membuahkan hasil. Alhasil, jenazah bergegas dibawa ke RSUD Karanganyar dan tiba sekitar pukul 14.30 WIB.

Selanjutnya, hanya berjarak sebelas menit setelah laporan mengenai Sigit, petugas menerima informasi yang sama mengenai peserta lain, yakni Pujo Buntoro. Pujo tampak terkapar di Bukit Cemoro Wayang, kilometer 8. 

Naasnya, saat tim medis tiba, Pujo telah dinyatakan meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan oleh relawan dan korban tiba di RSUD Karanganyar sekitar pukul 15.30 WIB.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore